BeritaPerbankan – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyaksikan pengucapan sumpah dan janji anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi penguatan peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Pengangkatan jajaran baru Dewan Komisioner LPS tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 111/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan.
Dalam acara yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo, enam pejabat LPS resmi mengucapkan sumpah jabatan mereka:
- Anggito Abimanyu – Ketua merangkap Anggota Dewan Komisioner
- Farid Azhar Nasution – Wakil Ketua merangkap Anggota Dewan Komisioner
- Doddy Zulverdi – Anggota Dewan Komisioner
- Suminto – Anggota Dewan Komisioner
- Aida S. Budiman – Anggota Dewan Komisioner
- Ferdinan Dwikoraja Purba – Anggota Dewan Komisioner
Dalam pernyataan resmi usai pelantikan, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran strategis LPS dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Pak Menteri Keuangan atas tugas yang diberikan kepada saya. Saya akan jalankan amanah ini sesuai dengan sumpah yang baru saja diucapkan, dengan fokus menjaga stabilitas sektor keuangan,” ujar Anggito.
Anggito juga menekankan bahwa LPS akan terus berkoordinasi erat dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan ketahanan sistem keuangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Peran LPS semakin strategis sejak diperluasnya mandat lembaga ini melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Ke depan, LPS tidak hanya menjamin simpanan bank, tetapi juga akan mengambil peran dalam penjaminan polis asuransi, sesuai roadmap yang tengah disiapkan.











