TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
11/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Asal Disetujui DPR, Penundaan PPN Tak Perlu Revisi UU HPP!

Kajian Dampak dari LPEM FEB UI: Kenaikan Tarif PPN Memperburuk Tekanan Inflasi

oleh Nara
21/11/2024
in Ekonomi
Reading Time:1 min read
130 3
0
Asal Disetujui DPR, Penundaan PPN Tak Perlu Revisi UU HPP!
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Komisi XI DPR RI memastikan bahwa penundaan penerapan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% tidak memerlukan revisi terhadap Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Wakil Ketua Komisi XI, Dolfie AFP, menyampaikan hal ini kepada media pada Rabu malam (20/11/2024). Menurutnya, penyesuaian tarif PPN, termasuk penurunan, tetap dimungkinkan selama berada dalam rentang 5-15% yang telah diatur, asalkan mendapat persetujuan DPR.

Pada pemerintahan sebelumnya, Komisi XI sempat mempertanyakan penerapan tarif PPN 12%. Saat itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa keputusan tersebut akan menunggu pelantikan Presiden Prabowo Subianto. Namun, hingga saat ini, menurut Dolfie, belum ada arahan baru dari presiden terkait perubahan tarif ini.

Tambahan penerimaan dari kenaikan PPN pun sudah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Potensi penerimaan sekitar Rp50 triliun sudah dihitung jika tarif PPN jadi dinaikkan.

Kajian dari LPEM FEB UI dalam Seri Analisis Makro Ekonomi Indonesia Economic Outlook 2025 mengungkapkan bahwa kenaikan tarif PPN berpotensi memperburuk tekanan inflasi.”Tarif PPN yang lebih tinggi biasanya langsung berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa, sehingga meningkatkan biaya hidup. Hal ini dapat menjadi beban terutama bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, yang mungkin kehilangan daya beli dan mengurangi pengeluaran serta konsumsi,” ujar Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky.

Kajian tersebut juga menunjukkan dampak PPN pada berbagai kelompok pendapatan. Saat tarif PPN masih 10% pada 2020-2021, rumah tangga terkaya (20% teratas) mengalokasikan 5,10% pengeluarannya untuk PPN, sementara rumah tangga termiskin (20% terbawah) mengalokasikan 4,15%. Setelah tarif naik menjadi 11% pada 2022-2023, kontribusi rumah tangga kaya terhadap PPN meningkat menjadi 5,64% dari pengeluaran mereka, sedangkan rumah tangga miskin menanggung 4,79%.

Source: tok-dpr-pastikan-ppn-12-bisa-ditunda-tanpa-ubah-uu
Tags: DPRppn
Previous Post

Cuan Besar! Bitcoin Naik Sebesar 2,06%

Next Post

LPS: 366 Ribu Rekening Nasabah Bank di Indonesia Punya Saldo Di Atas Rp2 Miliar

Next Post
LPS Sarankan Nasabah Simpan Uang di Beberapa Bank Berbeda. Ini Alasannya !

LPS: 366 Ribu Rekening Nasabah Bank di Indonesia Punya Saldo Di Atas Rp2 Miliar

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.