BeritaPerbankan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraih penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment atas kontribusinya dalam memperkuat perekonomian masyarakat bawah.
Apresiasi ini diberikan sebagai pengakuan terhadap peran BRI dalam menghadirkan pembiayaan inklusif, meningkatkan literasi keuangan, serta melakukan pendampingan usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menuturkan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha kecil dan menengah.
Menurut Akhmad, setiap inisiatif yang dijalankan BRI dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM di berbagai daerah, sekaligus membangun ekosistem usaha rakyat yang tangguh dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi perseroan pada Senin (29/12/2025).
Upaya BRI dalam memperkuat ekonomi akar rumput diwujudkan melalui pemberdayaan komunitas, perluasan akses pembiayaan, serta integrasi layanan keuangan hingga ke wilayah pedesaan. Saat ini, BRI didukung lebih dari 1,2 juta AgenBRILink yang tersebar di 66.649 desa, atau mencakup lebih dari 80% total desa di Indonesia.
Melalui jaringan AgenBRILink tersebut, BRI telah memfasilitasi sekitar 913 juta transaksi keuangan dengan total nilai mencapai Rp1.440 triliun, sehingga memperkuat kehadiran layanan keuangan formal di tingkat lokal.
Di sisi pembiayaan, BRI tercatat sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar secara nasional. Hingga November 2025, realisasi penyaluran KUR BRI mencapai Rp163,38 triliun kepada sekitar 3,5 juta debitur, setara dengan 92,3% dari total kuota KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp177 triliun.
Selain KUR, BRI juga terus memperluas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Sampai akhir November 2025, pembiayaan KPRS yang telah disalurkan mencapai Rp15,87 triliun kepada lebih dari 115 ribu debitur di berbagai daerah, sebagai bagian dari komitmen mendukung akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program pemberdayaan berbasis komunitas yang dijalankan BRI juga menunjukkan dampak nyata. Hingga akhir September 2025, program Desa BRILiaN telah menjangkau 4.909 desa binaan di seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi lokal.
Tak hanya itu, melalui program KlasterkuHidupku, BRI telah membina 41.715 klaster usaha produktif berbasis komunitas. Sinergi dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM turut memperluas akses layanan keuangan dengan total 34,5 juta debitur aktif dan 185 juta rekening simpanan mikro.
Penghargaan tersebut diterima BRI dalam ajang kumparan Awards Impact Makers 2025, sebagai pengakuan atas kontribusi nyata perseroan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.











