TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 2 weeks ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 2 weeks ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 2 weeks ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 2 weeks ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Bank

Bunga Deposito Bank Digital Lebih Tinggi dari LPS: Apa Risikonya?

oleh Permadi
10/07/2024
in Bank
Reading Time:3 mins read
133 3
0
Bunga Deposito Bank Digital Lebih Tinggi dari LPS: Apa Risikonya?
155
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Perkembangan teknologi di sektor perbankan telah melahirkan bank digital yang menawarkan beragam keuntungan menarik bagi nasabahnya. Salah satu daya tarik utama bank digital adalah tawaran suku bunga deposito yang tinggi. Namun, di balik keuntungan yang tinggi dari bunga deposito, terdapat risiko bagi keamanan simpanan nasabah karena deposito dengan bunga di atas tingkat penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tidak dijamin oleh LPS.

Sejumlah bank digital di Indonesia menawarkan suku bunga deposito yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga penjaminan LPS yang saat ini ditetapkan sebesar 4,25% untuk simpanan rupiah di bank umum.

Meski menawarkan suku bunga yang tinggi, nasabah perlu waspada karena deposito di bank digital tersebut tidak dijamin oleh LPS jika bunganya melebihi tingkat penjaminan yang ditetapkan. LPS menjamin simpanan di bank hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan lainnya, dengan syarat bunga tidak melebihi tingkat penjaminan LPS.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa bank digital dapat memberikan insentif bunga tinggi untuk menarik nasabah. Namun, nasabah harus sadar bahwa simpanan dengan bunga di atas tingkat penjaminan LPS tidak dijamin oleh lembaga tersebut. Ini berarti jika terjadi masalah pada bank, seperti likuidasi, nasabah tidak akan mendapatkan perlindungan untuk simpanannya yang memiliki bunga di atas batas penjaminan​.

“Saya memahami ada bank-bank yang memberikan special rate, terutama bank digital yang sedang tren saat ini. Mereka memberikan insentif yang menarik untuk menarik calon nasabah,” ujar Purbaya

Purbaya menegaskan bahwa pihak bank juga harus transparan memberikan informasi tentang risiko simpanan tidak dijamin LPS karena penawaran bunga yang tidak sesuai ketentuan dalam program penjaminan simpanan. Bank wajib menempatkan pengumuman tentang program penjaminan simpanan dan batas maksimal bunga deposito yang dijamin LPS di setiap kantor cabang.

Purbaya menambahkan, pihaknya telah bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan teguran kepada bank-bank yang memberikan bunga tinggi di atas tingkat penjaminan LPS.

Suku bunga tinggi yang ditawarkan oleh bank digital memang menarik, terutama bagi mereka yang mencari imbal hasil tinggi dari simpanan deposito. Namun, nasabah perlu berhati-hati dan memahami risiko yang ada, terutama terkait dengan tidak adanya jaminan dari LPS untuk bunga yang melebihi tingkat penjaminan yang ditetapkan.

Presiden Direktur Krom Bank Indonesia, Anton Hermawan, menyatakan bahwa suku bunga tinggi pada simpanan merupakan strategi bank digital untuk menarik nasabah. Tanpa bunga menarik, sulit bagi bank digital untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam menyimpan dana.

“Dengan bunga yang tinggi, ada tanggung jawab untuk menjaga profitabilitas bank,” kata Anton dalam diskusi media pada Selasa (9/7/2024).

Presiden Direktur SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menjelaskan bahwa model bisnis bank digital berbeda dari bank konvensional, memungkinkan mereka memberikan bunga simpanan yang lebih tinggi. Dia menegaskan bahwa beberapa bank digital memang menawarkan bunga simpanan yang tinggi untuk menarik nasabah. Namun, penawaran tersebut tetap berdasarkan perhitungan yang matang.

Senior Vice President Finance Amar Bank, David Wirawan, mengungkapkan bahwa meskipun bank digital menawarkan bunga simpanan yang tinggi, hal tersebut diimbangi dengan suku bunga kredit yang juga tinggi.

“Dengan demikian, kami tetap dapat menghasilkan NIM (Net Interest Margin) yang lebih tinggi,” jelasnya.

Agus W. Soehadi, ahli pemasaran dan Wakil Rektor I Universitas Prasetiya Mulya, menyatakan bahwa untuk masuk dan bersaing di pasar, bank digital memerlukan biaya besar. Persaingan semakin ketat karena banyaknya bank digital baru yang bermunculan. Meski demikian, Agus menyebutkan bahwa layanan bank digital pada akhirnya akan serupa, sehingga mereka perlu strategi untuk mempertahankan nasabah.

“Metode lama seperti memberikan promosi besar tidak lagi efektif dan tidak baik untuk kelangsungan bisnis,” jelas Agus dalam pernyataan tertulis.

Sejumlah bank digital tercatat memiliki produk simpanan deposito dengan tawaran bunga di atas tingkat bunga penjaminan, diantaranya adalah Krom Bank, yang menawarkan bunga deposito hingga 8,75% per tahun.

Selanjutnya, Bank Neo Commerce menawarkan bunga deposito hingga 8%, dengan pilihan jangka waktu mulai dari 7 hari hingga 12 bulan​. Allo Bank menyediakan bunga deposito antara 4% hingga 6%, tergantung pada jangka waktu simpanan yang dipilih oleh nasabah​.

SeaBank memberikan bunga deposito hingga 6% per tahun untuk jangka waktu 1, 3, dan 6 bulan. Bank Jago menawarkan bunga deposito sebesar 5% per tahun dengan minimal simpanan Rp1 juta​. Sementara itu, Bank Saqu memiliki produk simpanan deposito dengan bunga hingga 8% melalui sistem deposito bersama, yang semakin tinggi jika melibatkan lebih banyak nasabah​.

Tags: bank digitallembaga penjamin simpananLPSojk
Previous Post

Berhasil Selamatkan BIMJ Indramayu, LPS Hemat Rp127 Miliar dan Jaga Kepercayaan Publik Terhadap Perbankan

Next Post

OJK Dorong Pelindungan Nasabah untuk Dana yang Tidak Dijamin LPS

Next Post
OJK Dorong Pelindungan Nasabah untuk Dana yang Tidak Dijamin LPS

OJK Dorong Pelindungan Nasabah untuk Dana yang Tidak Dijamin LPS

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.