BeritaPerbankan – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Ketua Panitia Seleksi mengumumkan daftar 26 calon Ketua dan Anggota Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2025–2030. Keputusan ini merupakan hasil tahap seleksi administratif yang telah dirilis hari ini.
Seluruh calon dinyatakan lulus seleksi administratif dan kini berhak mengikuti tahap Seleksi Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test). Tahapan ini mencakup pengecekan latar belakang, masukan publik, pemeriksaan kesehatan, serta penyusunan makalah oleh masing-masing kandidat.
Panitia Seleksi membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait integritas, rekam jejak, atau perilaku para calon. Masukan dapat disampaikan melalui email seleksi-dklps@kemenkeu.go.id atau dapat mengirimkan surat ke alamat Panitia Seleksi di Kementerian Keuangan.
Penerimaan masukan berlangsung mulai 14 hingga 17 Juli 2025, dengan batas ukuran file maksimal 20 MB untuk lampiran dokumen. Semua informasi dijamin kerahasiaannya, dan panitia memilih untuk tidak membalas secara personal.
Setelah dinyatakan lolos tahap administrasi, seluruh kandidat DK LPS akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada Senin, 14 Juli 2025, mulai pukul 06.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Peserta wajib berpuasa sejak Minggu, 13 Juli pukul 20.00 WIB dan menggunakan pakaian olahraga.
Sementara itu, tahapan Asesmen makalah dijadwalkan pada Selasa, 15 Juli 2025, pukul 09.00–11.00 WIB di Aula Nagara Dana Rakca, Gedung Radius Prawiro, Ditjen Perimbangan Keuangan, Kemenkeu. Peserta wajib hadir 30 menit lebih awal dengan mengenakan batik lengan panjang.
Kedua tahap ini mengharuskan peserta menunjukkan KTP atau paspor untuk mendapatkan tanda peserta. Kandidat yang absen akan dianggap mundur dan dinyatakan gugur. Semua biaya akomodasi dan transportasi menjadi tanggung jawab masing-masing calon.
Berikut adalah daftar 26 nama kandidat yang lolos seleksi administrasi, yang disusun secara alfabetik berdasarkan pengumuman resmi bernomor PENG-2/PANSEL-DKLPS/2025 :
1. Agresius R. Kadiaman – Risk Management and Compliance Director, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.
2. Amanlison Sembiring – Purnabakti, Bank Indonesia
3. Anton Daryono – Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia
4. Ary Zulfikar – Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan
5. Bambang Prijambodo – Purnabakti Tenaga Ahli Utama, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Periode 2020–2024
6. Bobby Hamzar Rafinus – Wakil Ketua, Ombudsman Republik Indonesia
7. Danu Febrianto – Direktur Eksekutif Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan
8. Didi Prakoso – Executive Director Audit Internal, PT Tamaris Hidro
9. Dwityapoetra Soeyasa Besar – Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan
10. Ferdinan Dwikoraja Purba – Komisaris Independen, PT Asuransi Jasa Tania Tbk.
11. Hermawan Setyo Wibowo – Kepala Kantor Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Tata Kelola Lembaga, Lembaga Penjamin Simpanan
12. Imam Nashirudin – Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandar Lampung Satu, Kementerian Keuangan
13. Imansyah – Purnabakti, Otoritas Jasa Keuangan
14. Lana Soelistianingsih – Dosen, Universitas Indonesia
15. Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji – Anggota Dewan Pengawas, BPJS Ketenagakerjaan
16. Nugroho Agung Wijoyo – Dosen, Institut Pertanian Bogor
17. Onny Noyorono – Purnabakti, Kementerian PPN/Bappenas
18. Purbaya Yudhi Sadewa – Ketua Dewan Komisioner, Lembaga Penjamin Simpanan
19. Robin Indrajid Hattari – Tenaga Ahli Anggota BPK VII, Badan Pemeriksa Keuangan
20. Rudi Rahman – Pejabat Fungsional, Lembaga Penjamin Simpanan
21. Salusra Satria – Direktur Keuangan, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.
22. Samsu Adi Nugroho – Direktur Eksekutif Sumber Daya Manusia dan Administrasi, Lembaga Penjamin Simpanan
23. Sis Apik Wijayanto – Purnabakti Direktur Utama, PT Rajawali Nusantara Indonesia
24. Suwandi – Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank, Lembaga Penjamin Simpanan
25. Teguh Supangkat – Deputi Komisioner Pengawas Konglomerasi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan
26. Wahyu Pratomo – Advisor, Bank Indonesia











