TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
07/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Di Asia Tenggara, Indonesia Tak Masuk Lima Besar Peringkat IMD STI 2024

STI Mengevaluasi Perdagangan Suatu Negara Apakah Seimbang dalam Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan

oleh Nara
11/11/2024
in Ekonomi
Reading Time:2 mins read
129 4
0
Di Asia Tenggara, Indonesia Tak Masuk Lima Besar Peringkat IMD STI 2024
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Peringkat Indonesia dalam Indeks Perdagangan Keberlanjutan 2024 (Hinrich-IMD Sustainable Trade Index/STI) masih tertinggal dibandingkan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Pada tahun ini, Indonesia naik satu posisi menjadi peringkat ke-18 dari 30 negara yang dievaluasi dalam studi Hinrich-IMD STI 2024.

Di kawasan Asia Tenggara, skor Indonesia sebesar 45,3 menempatkannya di urutan keenam dari sepuluh negara yang disurvei. Lima negara dengan skor tertinggi di kawasan ini adalah Singapura (peringkat 4 dunia dengan skor 85,7), Thailand (peringkat 12 dengan skor 55,4), Filipina (peringkat 13 dengan skor 54,8), Vietnam (peringkat 14 dengan skor 54,1), dan Malaysia (peringkat 15 dengan skor 52,7).

Di tingkat global, lima negara dengan skor tertinggi dalam indeks ini adalah Selandia Baru (peringkat 1 dengan skor 100), Inggris (peringkat 2 dengan skor 97,7), Australia (peringkat 3 dengan skor 87,4), Singapura (peringkat 4 dengan skor 85,7), dan Jepang (peringkat 5 dengan skor 81,5).

Christos Cabolis, Kepala Ekonom IMD World Competitiveness Center yang memimpin penelitian ini, menyebutkan bahwa pertumbuhan perdagangan global diproyeksikan akan meningkat pada 2024. “Pengukuran indeks ini penting karena perdagangan menjadi pendorong utama daya saing ekonomi berkelanjutan suatu negara,” ujarnya dalam rilis resmi pada Minggu (10/11/2024).

STI mengevaluasi apakah perdagangan suatu negara mampu menyeimbangkan tiga pilar keberlanjutan: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Beberapa negara telah berhasil menciptakan perdagangan yang berkelanjutan, yaitu yang tetap meningkatkan nilai perdagangan sambil menjaga ketahanan lingkungan.

Dalam laporan ini, Christos menjelaskan bahwa skor peringkat dalam Hinrich-IMD STI 2024 didasarkan pada 72 poin data yang terbagi dalam tiga kategori utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Laporan ini juga memberikan rekomendasi peningkatan yang diperlukan bagi Indonesia di ketiga sektor tersebut.

Pada sektor ekonomi, Indonesia perlu meningkatkan skor dalam inovasi teknologi (skor 5,27), ekspor barang dan jasa (skor 7,02), serta kredit domestik untuk sektor swasta (skor 10,19). Negara-negara dengan infrastruktur teknologi yang solid, kebijakan perdagangan yang efisien, dan tarif yang kompetitif, seperti Hong Kong, Amerika Serikat, Korea Selatan, China, dan Inggris, memiliki keunggulan dalam daya saing perdagangan dan menarik investasi asing.

Di sektor sosial, Indonesia mencatatkan skor rendah dalam harapan hidup (skor 12,15) dengan rata-rata usia hidup 68,3 tahun, stabilitas politik (skor 28), dan pencapaian pendidikan (skor 26,27). Pendidikan menjadi faktor krusial untuk memperkuat daya saing melalui tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan fleksibilitas. Negara-negara seperti Selandia Baru, Kanada, Australia, Taiwan, dan Singapura menjadi contoh terbaik dalam pengembangan infrastruktur sosial yang mendukung daya saing jangka panjang.

Sementara pada sektor lingkungan, Indonesia perlu memperbaiki pengelolaan air limbah (skor 23,27), meningkatkan energi terbarukan (skor 26,4), serta mengurangi deforestasi (skor 28,54). Negara-negara seperti Selandia Baru, Inggris, Filipina, Meksiko, dan Australia memiliki skor tinggi di sektor ini berkat kebijakan lingkungan yang lebih kuat dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Source: indeks-perdagangan-berkelanjutan-indonesia-tak-masuk-5-besar-asia-tenggara?
Tags: indeks perdaganganperingkat STI RI
Previous Post

Miris! APBN Defisit Rp309,2 T per Oktober 2024

Next Post

Media Asing Soroti Persiapan RI Pasca Kemenangan Trump!

Next Post
Media Asing Soroti Persiapan RI Pasca Kemenangan Trump!

Media Asing Soroti Persiapan RI Pasca Kemenangan Trump!

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
LPS dan Polri Perkuat Kerja Sama Penanganan Kasus Perbankan

LPS dan Polri Perkuat Kerja Sama Penanganan Kasus Perbankan

14/11/2024
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.