TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 week ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 week ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 2 weeks ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 2 weeks ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Fintech

Hah? Industri Pinjol Alami Kerugian Di Awal 2024

Kerugian Muncul setelah Dikurangi Pajak yang Cukup Besar

oleh Nara
20/06/2024
in Fintech
Reading Time:1 min read
124 9
0
Hah? Industri Pinjol Alami Kerugian Di Awal 2024
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa industri pinjaman online (pinjol) fintech P2P lending mengalami kerugian selama periode Januari-Maret 2024, meskipun pada tahun sebelumnya berhasil mencatat laba.

Hingga Maret 2024, kerugian setelah pajak mencapai Rp 27,32 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan kerugian pada Januari dan Februari yang masing-masing sebesar Rp 97,56 miliar dan Rp 135,61 miliar.

Pendapatan operasional P2P lending meningkat sebesar 4,4% year-on-year (yoy) menjadi Rp 3,04 triliun. Namun, beban operasional juga meningkat 9,6% yoy menjadi Rp 2,79 triliun, yang menyebabkan laba operasional turun 31,8% yoy menjadi Rp 251,57 miliar. Meskipun P2P lending mencatat laba sebelum pajak pada Maret 2024, setelah dikurangi pajak sebesar Rp 57,27 miliar, industri ini tetap mengalami kerugian pada akhir kuartal pertama 2024.

Kerugian ini berdampak pada rasio profitabilitas, dengan tingkat pengembalian aset (ROA) sebesar -0,38% dan tingkat pengembalian ekuitas (ROE) sebesar -0,72%. Outstanding pinjaman P2P lending per Maret 2024 mencapai Rp 62,16 triliun, naik 21,8% yoy, dengan tingkat wanprestasi (TWP) 90 sebesar 2,94% pada periode yang sama.

OJK juga mencatat tingginya minat masyarakat untuk menjadi lender di industri P2P lending. “Jumlah rekening pemberi dana aktif per Maret 2024 tercatat sebanyak 273.330, meningkat 91,52% yoy,” kata Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya, Agusman, pada Rabu (22/5). Dari jumlah tersebut, perorangan mendominasi dengan 259.064 rekening, atau 94,78% dari total seluruh rekening pemberi dana.

Source: industri-pinjol-p2p-lending-rugi-rp-2732-m-ini-penyebabnya?mtype=mpc.w.A-boxccxmpcxmp-modelA
Tags: 2024pajakpinjolrugi
Previous Post

Selamat! Pertamina Sabet Posisi Ketiga Tingkat Asia Tenggara

Next Post

Luar Biasa! Ini Kesepuluh Kalinya LPS Raih Opini WTP dari BPK

Next Post
Luar Biasa! Ini Kesepuluh Kalinya LPS Raih Opini WTP dari BPK

Luar Biasa! Ini Kesepuluh Kalinya LPS Raih Opini WTP dari BPK

  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.