BeritaPerbankan -Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86 Tahun 2025 yang dibacakan dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Senin (8/9/2025).
Sebelum menduduki posisi strategis ini, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020. Dengan pengalaman panjang di sektor ekonomi, keuangan, dan pemerintahan, Purbaya dipercaya mengemban tugas berat sebagai bendahara negara pada masa pemerintahan Prabowo.
Karier dan Pendidikan
Purbaya Yudhi Sadewa bukan sosok asing di lingkaran kebijakan ekonomi nasional. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kemudian menempuh pendidikan pascasarjana hingga meraih gelar Master of Science dan doktor di bidang Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.
Sepanjang kariernya, Purbaya pernah memegang sejumlah jabatan strategis. Ia tercatat sebagai Staf Khusus bidang ekonomi di Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2010–2014, Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden pada 2015, serta Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi pada 2018–2020.
Selain itu, ia juga aktif di Komite Ekonomi Nasional, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta berbagai forum ekonomi lainnya. Kariernya di sektor swasta juga terbilang kuat, khususnya di Danareksa, di mana ia pernah menjadi Chief Economist, Direktur Utama Danareksa Securities, hingga anggota direksi PT Danareksa (Persero).
Laporan Harta Kekayaan
Setelah resmi masuk kabinet, publik menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Purbaya. Berdasarkan laporan periodik terakhir yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Maret 2025, saat masih menjabat Ketua LPS, total harta kekayaan Purbaya mencapai Rp39,21 miliar. Seluruhnya tercatat tanpa beban utang.
Rinciannya sebagai berikut:
-
Tanah dan bangunan: Rp30,5 miliar
-
Sebidang tanah dan bangunan seluas 2.152 m²/400 m² di Jakarta Selatan senilai Rp13 miliar
-
Tanah dan bangunan seluas 120 m²/100 m² di Jakarta Selatan senilai Rp1,5 miliar
-
Tanah seluas 1.787 m² di Jakarta Selatan senilai Rp16 miliar
-
-
-
Alat transportasi dan mesin: Rp3,6 miliar
-
Mobil Mercedes Benz sedan tahun 2008 senilai Rp200 juta
-
Mobil BMW Jeep tahun 2019 senilai Rp1,6 miliar
-
Mobil Toyota Alphard minibus tahun 2019 senilai Rp1 miliar
-
Motor Yamaha XMax BG6 AT tahun 2018 senilai Rp55 juta
-
Mobil Peugeot Jeep New 5008 tahun 2019 senilai Rp730 juta
-
Motor Honda Vario 125 tahun 2021 senilai Rp21 juta
-
-
Harta bergerak lainnya: Rp684 juta
-
Surat berharga: Rp220 juta
-
Kas dan setara kas: Rp4,2 miliar
-
Harta lainnya: Rp0
-
Utang: Rp0
Dengan komposisi tersebut, total kekayaan bersih Purbaya mencapai Rp39,21 miliar.
-











