TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
09/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Finansial

Jelang Akhir Masa Jabatan Didik Madiyono, DPR Belum Putuskan Pimpinan Baru LPS

oleh Permadi
15/09/2025
in Finansial
Reading Time:3 mins read
128 6
0
Didik Madiyono Ditunjuk Jadi Plt Ketua Dewan Komisioner LPS Gantikan Purbaya
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan -Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berpotensi mengalami kekosongan pimpinan setelah sejumlah Anggota Dewan Komisioner (ADK) akan segera menyelesaikan masa jabatannya. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena LPS memegang peran vital dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Sekretaris LPS, Jimmy Ardianto, mengingatkan bahwa masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Komisioner sekaligus ADK internal, Didik Madiyono, akan berakhir pada 23 September 2025. Didik saat ini menjadi satu-satunya ADK dari internal setelah posisi lainnya kosong sejak beberapa bulan lalu.

“ADK dari internal yang perlu dipikirkan karena waktunya praktis tidak sampai 10 hari lagi,” kata Jimmy dalam keterangan resminya, Senin (15/9).

Tak hanya dari internal, dua ADK ex officio juga segera purna tugas. Keduanya adalah Luki Alfirman yang mewakili Kementerian Keuangan serta Aida S. Budiman dari Bank Indonesia. Setelah 23 September, hanya Dian Ediana Rae dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masih menjabat sebagai ADK ex officio.

Jimmy menjelaskan pentingnya keberadaan ADK dari internal dalam struktur LPS. Hal ini berkaitan dengan mekanisme pengambilan keputusan strategis yang mengharuskan adanya dukungan minimal tiga suara plus satu dari enam anggota DK. Jika ADK internal kosong, keputusan penting seperti resolusi bank akan sulit dicapai.

“Dalam pengambilan keputusan LPS, terutama terkait resolusi bank, mekanismenya 50+1. Karena itu, harus ada keseimbangan antara ADK ex officio dan dari internal,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menegaskan bahwa kevakuman kepemimpinan LPS bisa membawa dampak serius pada sistem keuangan.

“Dengan tugas dan fungsi LPS yang krusial, lembaga ini tidak akan bisa mengambil keputusan penting jika sewaktu-waktu ada bank atau BPR yang membutuhkan penanganan segera. Misalnya, ada BPR yang harus dilikuidasi atau bank kalah kliring,” ujarnya.

Esther menilai, kekosongan pimpinan LPS berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan. Menurutnya, di tengah upaya pemerintah memulihkan perekonomian, jangan sampai muncul ketidakpercayaan yang justru memperlambat pemulihan.

“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan. Kevakuman di LPS akan berpengaruh pada penguatan sistem keuangan dan stabilitas ekonomi,” tegasnya.

“Dengan tugas dan fungsi LPS yang krusial, lembaga ini tidak akan bisa mengambil keputusan penting jika sewaktu-waktu ada bank atau BPR yang membutuhkan penanganan segera. Misalnya, ada BPR yang harus dilikuidasi atau bank kalah kliring,” ujarnya.

Esther menilai, kekosongan pimpinan LPS berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan. Menurutnya, di tengah upaya pemerintah memulihkan perekonomian, jangan sampai muncul ketidakpercayaan yang justru memperlambat pemulihan.

“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan. Kevakuman di LPS akan berpengaruh pada penguatan sistem keuangan dan stabilitas ekonomi,” tegasnya.

Di sisi lain, DPR RI sebenarnya sudah memproses pengisian kursi pimpinan LPS. Komisi XI pada Juli lalu menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua kandidat Wakil Ketua Dewan Komisioner merangkap ADK LPS, yakni Doddy Zulverdi dan Farid Azhar Nasution. Kedua nama tersebut sebelumnya diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Namun, hingga pertengahan September ini, Komisi XI belum mengumumkan siapa yang terpilih. Sementara itu, Panitia Seleksi (Pansel) juga telah menyampaikan nama calon Ketua DK dan satu ADK lainnya ke Presiden, tetapi belum jelas apakah sudah diteruskan ke DPR.

Esther mengingatkan DPR agar lebih fokus menyelesaikan pengisian jabatan tersebut agar tidak ada kevakuman yang bisa mengganggu stabilitas keuangan nasional.

LPS memegang mandat penting sebagai penjamin simpanan nasabah hingga Rp2 miliar per rekening, serta melaksanakan program resolusi bank bermasalah. Mandat ini menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.

Dengan semakin dekatnya masa berakhir sejumlah masa jabatan pimpinan, dorongan agar DPR segera mengambil keputusan kian menguat. Tanpa kepemimpinan yang solid, LPS dikhawatirkan tidak bisa merespons cepat jika muncul masalah di sektor perbankan.

Tags: Didik MadiyonoIndeflembaga penjamin simpananLPSPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Ditinggal Purbaya Jadi Menkeu, DPR Diminta Segera Tetapkan Pimpinan Baru LPS

Next Post

Menkeu Purbaya Kaget, Gajinya Lebih Kecil Dibanding Saat Jadi Ketua LPS

Next Post
Menkeu Purbaya Kaget, Gajinya Lebih Kecil Dibanding Saat Jadi Ketua LPS

Menkeu Purbaya Kaget, Gajinya Lebih Kecil Dibanding Saat Jadi Ketua LPS

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

19/06/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.