BeritaPerbankan – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan bahwa dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Raudlatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Triwulan III dan IV Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp4,01 triliun siap dicairkan pada pekan ini.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, peningkatan mutu pendidikan sebagai amanah UUD 1945 merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan unggul melalui proses belajar mengajar yang efektif.
“Alhamdulillah, mulai pekan ini lebih dari Rp4 triliun akan dicairkan untuk mendukung operasional RA dan Madrasah,” ujar Nasaruddin dalam keterangan resminya, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, salah satu langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah melalui dukungan pendanaan operasional bagi lembaga pendidikan keagamaan, yaitu melalui program BOS Madrasah dan BOP RA. Nasaruddin menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama yang bermutu dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa total alokasi dana BOP RA sebesar Rp204 miliar, sedangkan BOS Madrasah mencapai Rp3,809 triliun. Dana tersebut akan disalurkan kepada sekitar 81 ribu lembaga penerima yang telah lolos proses verifikasi.
Ia menegaskan bahwa penyaluran dana ini merupakan wujud komitmen Kemenag untuk menjamin keberlangsungan layanan pendidikan yang berkualitas, khususnya pada semester kedua tahun 2025.
“Saya mengimbau seluruh jajaran Kemenag, baik di pusat maupun di daerah, untuk mengawasi proses penyaluran ini secara transparan dan akuntabel. Dana tersebut harus tepat sasaran, digunakan sesuai ketentuan, serta dilaporkan dengan tertib oleh masing-masing madrasah,” tegasnya.











