TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 week ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 week ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 week ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 2 weeks ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Kemenkeu, BI, OJK dan LPS Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di Tahun 2024

oleh Permadi
28/08/2024
in Ekonomi
Reading Time:2 mins read
129 4
0
KSSK: Sistem Keuangan RI Stabil Menurut Penilaian IMF-Bank Dunia

Antara Foto/Aprillio Akbar

152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menegaskan bahwa ekonomi Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh meskipun tantangan global masih menyelimuti perekonomian dunia. Optimisme ini diungkapkan dalam pertemuan triwulanan KSSK yang dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, yang bertempat di Gedung LPS, Jakarta.

Dalam paparannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 diproyeksikan mencapai 5,2%. Ia mengungkapkan bahwa tekanan terhadap perekonomian global mulai mereda pada kuartal ketiga tahun ini, meskipun masih ada risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait dengan dinamika geopolitik global.

“Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal kedua tahun 2024 akan berada di sekitar 5,0%, atau bahkan sedikit lebih tinggi,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengungkapkan pertumbuhan ekonomi RI didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat dan pulihnya sektor investasi pasca pandemi. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ekspor barang Indonesia masih menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang berkontribusi mendorong surplus neraca perdagangan.

“Dengan adanya perkembangan positif ini, kami optimistis ekonomi Indonesia dapat terus tumbuh dalam kisaran 5% hingga 5,2% pada tahun ini,” tambahnya.

Namun demikian, Sri Mulyani juga mengingatkan bahwa ketidakpastian di pasar keuangan global masih tinggi, meskipun pertumbuhan ekonomi dunia relatif stabil. Dalam laporan World Economic Outlook (WEO) IMF yang diterbitkan pada Juli 2024, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan hanya mencapai 3,2%, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan 3,3% pada tahun 2023.

“Kondisi global saat ini masih ‘gelap,’ sebagaimana dinyatakan oleh Managing Director IMF Kristalina Georgieva. Namun, dengan menjaga stabilitas dan meningkatkan kewaspadaan, kami yakin Indonesia dapat menghadapi tantangan ini,” ujar Sri Mulyani dengan tegas.

Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia sendiri, menurut Sri Mulyani, masih terjaga dengan baik sepanjang kuartal kedua 2024. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang tetap bergerak maju, inflasi yang terkendali, dan perbaikan pasar keuangan.

“Demand domestik, baik konsumsi maupun investasi, serta peningkatan ekspor ke mitra dagang utama seperti India, terus mendukung pertumbuhan ekonomi kita,” jelasnya.

Rapat triwulanan KSSK mengkaji dan memperbarui kondisi sistem keuangan nasional. Koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS terus diperkuat guna memastikan stabilitas keuangan di tengah dinamika perekonomian global yang masih sangat fluktuatif.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan pandangannya bahwa meskipun ketidakpastian global tetap menjadi tantangan utama, Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang relatif kuat untuk terus bertahan dan berkembang.

“Dengan langkah-langkah kebijakan yang tepat, kami optimistis ekonomi Indonesia akan terus tumbuh di tengah situasi global yang penuh tantangan,” ujar Perry.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan bahwa pengawasan terhadap sektor jasa keuangan akan terus ditingkatkan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

“OJK akan terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan sektor keuangan tetap solid dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan tetap penting, terutama dalam memastikan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional.

“Kami akan terus berupaya untuk menjaga stabilitas dan keamanan simpanan masyarakat di bank-bank yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Purbaya menambahkan bahwa sinergi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong perekonomian nasional menuju pertumbuhan yang berkelanjutan di tahun 2024.

Tags: BIkemenkeuKSSKLPSojkSri Mulyani
Previous Post

FSAP 2024: Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS Perkuat Resiliensi Sektor Keuangan Indonesia

Next Post

Kendaraan Bermotor Wajib Punya Asuransi, LPS Siap Jamin Polis Asuransi

Next Post
LPS Siapkan Implementasi Program Penjaminan Polis

Kendaraan Bermotor Wajib Punya Asuransi, LPS Siap Jamin Polis Asuransi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.