TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
09/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Kemenkeu Percepat Penyusunan 20 Regulasi Turunan UU P2SK Perkuat Sektor Keuangan

oleh Permadi
20/07/2025
in Uncategorized
Reading Time:2 mins read
129 4
0
Kemenkeu Percepat Penyusunan 20 Regulasi Turunan UU P2SK Perkuat Sektor Keuangan

Foto: Dok. Sekretariat Kabinet

152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempercepat penyusunan 20 regulasi turunan dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Langkah ini dilakukan guna memperkuat stabilitas sistem keuangan dan menjawab kebutuhan reformasi kelembagaan sektor jasa keuangan nasional. Hingga pertengahan 2025, dua Peraturan Pemerintah (PP) dan satu Peraturan Presiden (Perpres) telah diundangkan, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian.

Direktur Jenderal Stabilitas Sistem Keuangan Kemenkeu, Masyita Crystallin, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan seluruh aturan turunan tersebut dapat rampung dalam waktu dekat. Ia menjelaskan bahwa penyusunan regulasi tersebut melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Proses penyusunan cukup kompleks karena mencakup berbagai sektor dan membutuhkan harmonisasi lintas lembaga,” ujar Masyita.

Regulasi turunan UU P2SK meliputi berbagai subsektor strategis. Di sektor perbankan, misalnya, Kemenkeu tengah mempersiapkan peraturan terkait penjaminan simpanan nasabah dan penguatan manajemen risiko. Sementara itu, dalam sektor asuransi, terdapat dua RPP yang difokuskan pada penyelenggaraan penjaminan polis serta penguatan asuransi wajib, termasuk perlindungan terhadap korban kecelakaan lalu lintas.

Salah satu aturan turunan mengatur mengenai peta jalan pengembangan sektor keuangan, mekanisme manajemen krisis, serta pengelolaan surplus dan likuiditas oleh LPS. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik dan daya tahan sistem keuangan nasional terhadap guncangan eksternal.

Kemenkeu juga menyusun aturan mengenai pembiayaan berkelanjutan atau sustainable finance, yang bertujuan mendorong integrasi prinsip-prinsip ESG (environmental, social, and governance) ke dalam kebijakan sektor keuangan. Menurut Masyita, regulasi ini akan menciptakan kerangka hukum yang mendukung investasi hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pemerintah terhadap transisi energi dan pembangunan rendah karbon.

Sektor pasar modal dan dana pensiun pun tak luput dari perhatian. Regulasi untuk mendukung demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pembentukan Special Purpose Vehicle (SPV), serta pengelolaan dana perwalian (trustee) sedang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pasar. Sementara itu, dua RPP lainnya akan mengatur harmonisasi program pensiun, pengelolaan dana pensiun tidak aktif, dan penyesuaian usia pensiun normal.

Masyita menegaskan bahwa percepatan penyusunan regulasi turunan ini tidak hanya untuk memenuhi amanat UU P2SK, tetapi juga untuk memperkuat fondasi sektor keuangan Indonesia secara menyeluruh. Menurutnya, sektor keuangan yang modern, inklusif, dan tangguh sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan global dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Adapun revisi terhadap UU P2SK direncanakan akan masuk dalam agenda pembahasan DPR pada masa sidang Agustus 2025. Kemenkeu berharap, melalui penyelesaian regulasi ini, Indonesia akan memiliki sistem keuangan yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika ekonomi global maupun domestik.

“Telah diundangkan, alhamdulillah, dua PP dan satu perpres dan sisanya insyallah dalam pengerjaan,” ujar Masyita dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Senin (14/7).

Tags: Asuransidana pensiunkemenkeuLPSojkUU P2SK
Previous Post

Kinerja Positif LPS Triwulan I 2025

Next Post

12 Kandidat Lolos Seleksi Tahap II Calon Ketua LPS 2025–2030

Next Post
LPS Siapkan SDM Terbaik Untuk Menjalankan Program Penjaminan Polis Asuransi

12 Kandidat Lolos Seleksi Tahap II Calon Ketua LPS 2025–2030

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

19/06/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.