TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
11/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home LPS

Ketua DK LPS Sebut The Fed Lakukan Strategi Manipulatif!

Indonesia Tak Khawatirkan Kondisi "Higher for Longer"

oleh Nara
06/07/2024
in LPS
Reading Time:2 mins read
132 1
0
Ketua DK LPS Sebut The Fed Lakukan Strategi Manipulatif!
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa fenomena “higher for longer” atau tingkat suku bunga global yang bertahan tinggi dalam jangka waktu lama adalah strategi manipulatif dari bank sentral Amerika Serikat (AS), yaitu Federal Reserve (The Fed).

Dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, Federal Funds Rate (FFR), di kisaran 5,25% – 5,5%. Tingkat suku bunga ini telah dipertahankan tinggi sejak tahun lalu, dengan The Fed menaikkan suku bunga acuan empat kali sepanjang 2023.

Purbaya berpendapat bahwa fenomena “higher for longer” merupakan trik dari The Fed. “AS juga sebenarnya berbohong kepada kita. Dengan suku bunga tinggi 5,25%, kita pasti beranggapan mereka mengetatkan kebijakan moneter, ternyata tidak. Mereka justru menyuntikkan dana besar-besaran sejak Maret 2023, ketika SVB [Silicon Valley Bank] jatuh,” ujarnya dalam rapat kerja LPS dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa (25/6/2024).

SVB, bank di AS, kolaps secara tiba-tiba tahun lalu setelah nasabahnya melakukan penarikan dana besar-besaran. Kejadian ini menjadi kegagalan bank terbesar sejak Washington Mutual pada 2008.

“Ketika bank jatuh, mereka [AS] menyuntikkan dana. Kebijakan mereka terlihat ketat, namun ekonomi AS tetap tumbuh sekarang,” kata Purbaya. Ia juga menilai ada salah persepsi tentang kondisi ekonomi AS, dimana pemerintah AS terus menerus menyuntikkan dana, yang sebenarnya mendorong ekonomi dan berdampak positif pada ekonomi global.

Menurut Purbaya, Indonesia tidak perlu khawatir dengan kondisi “higher for longer” ini. “Selama kita bisa menjaga kondisi ekonomi domestik, fenomena higher for longer tidak menjadi masalah, yang penting jangan terjebak dalam strategi manipulatif mereka [AS],” ujar Purbaya.

Menanggapi fenomena “higher for longer,” Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 275 basis poin (bps) sejak pertengahan 2022. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 19-20 Juni 2024, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25%. Sebelumnya, dalam RDG periode 23-24 April 2024, BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps dari 6%, yang merupakan kenaikan pertama sejak Oktober 2023.

Source: Bos LPS: Higher for Longer Cuma Akal Bulus The Fed
Tags: amerikaDK LPSPurbayaThe Fed
Previous Post

Wow! 8 Bank Digital Ini Tawarkan Suku Bunga Tinggi

Next Post

Stop! Pembangunan IKN Dijeda Sementara

Next Post
Stop! Pembangunan IKN Dijeda Sementara

Stop! Pembangunan IKN Dijeda Sementara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.