TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Ketua LPS: Sistem Keuangan Nasional Solid di Tengah Ketidakpastian Global

oleh Permadi
11/08/2025
in Uncategorized
Reading Time:2 mins read
131 3
0
Ketua LPS: Sistem Keuangan Nasional Solid di Tengah Ketidakpastian Global
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa optimis terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Dalam sambutannya pada hari kedua LPS Financial Festival 2025 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (7/8/2025), Purbaya menegaskan bahwa sistem keuangan nasional tetap solid dan tumbuh positif.

Menurutnya, sektor perbankan dan lembaga keuangan terus bertransformasi, sementara LPS berkomitmen untuk menjaga kepercayaan publik serta mendukung stabilitas sistem keuangan.

“Salah satunya, kita melihat sektor perbankan terus berkembang. LPS ingin berperan strategis dalam menjaga stabilitas dan memastikan masyarakat tetap percaya pada sistem keuangan,” ujarnya.

Purbaya mengungkapkan bahwa industri perbankan Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. Likuiditas perbankan terjaga, ditopang oleh permodalan yang memadai. Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Juni 2025 tercatat 25,81 persen, meningkat dari 25,48 persen pada Mei 2025.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh 7,77 persen year-on-year (YoY), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 6,96 persen YoY. Tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) gross juga terkendali pada level 2,22 persen.

Simpanan perbankan mengalami pertumbuhan di semua kategori. Simpanan dengan saldo kurang dari Rp2 miliar naik Rp143,22 triliun atau 4,29 persen YoY. Sementara simpanan dengan saldo di atas Rp2 miliar melonjak Rp459,49 triliun atau 8,46 persen YoY.

“Peningkatan likuiditas ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menilai bahwa kekuatan utama perekonomian Indonesia adalah besarnya permintaan domestik (domestic demand). Kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2025 didominasi oleh konsumsi, yang mencapai 62,53 persen. Komponen ini mencakup konsumsi rumah tangga, Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT), dan belanja pemerintah.

Pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang mencapai 6,99 persen YoY juga mampu mengimbangi kontraksi belanja pemerintah. Besarnya kontribusi domestic demand dinilai dapat menjadi peredam gejolak eksternal yang memengaruhi ekonomi global.

Optimisme Purbaya juga didorong oleh kondisi demografi Indonesia. Berdasarkan data 2023, lebih dari 60 persen penduduk berada pada usia produktif (15–64 tahun). Generasi milenial dan Z mencakup hampir setengah populasi, ditambah generasi Alpha yang mulai memasuki masa pendidikan dan produktivitas.

Menurut Purbaya, komposisi penduduk ini menjadi modal berharga untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Generasi muda adalah penggerak utama ekonomi nasional dan calon pemimpin menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Meski optimistis, Purbaya mengingatkan bahwa risiko global tetap ada. Faktor eksternal seperti perlambatan ekonomi dunia, fluktuasi harga komoditas, dan ketegangan geopolitik bisa memengaruhi stabilitas ekonomi.

“Kita tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi harus tetap waspada. Ekonomi nasional kuat dan berdaulat karena bertumpu pada permintaan domestik dan potensi besar bonus demografi,” tutupnya.

Tags: lembaga penjamin simpananLPSPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Ketua LPS: Ekonomi Nasional Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Global

Next Post

IMK Juli 2025 Melemah, LPS: Pengeluaran Pendidikan Tekan Niat Menabung Konsumen

Next Post
IMK Juli 2025 Melemah, LPS: Pengeluaran Pendidikan Tekan Niat Menabung Konsumen

IMK Juli 2025 Melemah, LPS: Pengeluaran Pendidikan Tekan Niat Menabung Konsumen

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.