TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
09/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Asuransi

LPS Bakal Percepat Penjaminan Polis, OJK Sebut Industri Asuransi Siap

oleh Permadi
17/12/2025
in Asuransi
Reading Time:2 mins read
131 3
0
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan industri asuransi nasional siap apabila implementasi Program Penjaminan Polis (PPP) dimajukan menjadi 2027. Pernyataan ini disampaikan di tengah proses revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), yang saat ini masih menetapkan PPP mulai berlaku pada Januari 2028.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, percepatan pelaksanaan Program Penjaminan Polis sepenuhnya bergantung pada ketentuan yang nantinya ditetapkan dalam undang-undang. Apabila regulasi mewajibkan percepatan, OJK dan seluruh pemangku kepentingan akan mengikuti kebijakan tersebut.

“Kalau undang-undang sudah mewajibkan, ya harus diikuti semua. Kami siap jika dimajukan ke 2027,” ujar Ogi saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Ogi menegaskan, OJK tidak akan keluar dari koridor regulasi dalam menyiapkan implementasi Program Penjaminan Polis. Seluruh skema dan mekanisme pelaksanaan akan mengacu pada ketentuan undang-undang serta peraturan turunannya. Saat ini, OJK masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) yang akan mengatur secara lebih rinci pembentukan dan operasional Lembaga Penjamin Polis (LPP) sebagai pelaksana program tersebut.

“Yang penting undang-undangnya terlebih dahulu, kemudian PP-nya. Kalau memang diterapkan 2027, maka PP-nya harus dipercepat. Kami mengikuti ketentuan UU dan PP,” kata Ogi.

Ia menambahkan, revisi UU P2SK juga memuat pengaturan mengenai mekanisme resolusi perusahaan asuransi yang mengalami kesulitan keuangan atau berada dalam kondisi insolven. Ketentuan ini dinilai penting untuk memperkuat kerangka penanganan krisis di sektor asuransi, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemegang polis.

Menurut Ogi, proses revisi UU P2SK saat ini telah memasuki tahap akhir. Pembahasan di tingkat DPR telah dilakukan, meski masih menunggu jadwal pembahasan lanjutan secara internal. Pemerintah dan DPR menargetkan revisi tersebut menjadi prioritas pada awal 2026 agar dapat segera diundangkan.

“Kemarin sudah dibahas di DPR, tetapi belum ada jadwal pembahasan internal. Rencananya menjadi prioritas di awal tahun 2026,” ujarnya.

Sinyal kesiapan percepatan Program Penjaminan Polis juga datang dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang akan bertugas sebagai penyelenggara penjaminan. Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Polis Ferdinan Purba sebelumnya mengungkapkan bahwa LPS telah menyiapkan berbagai skenario agar PPP dapat dijalankan lebih cepat, yakni pada 2027.

“Walaupun di UU P2SK PPP berlaku mulai 2028, LPS menyiapkan berbagai langkah agar program ini bisa dipercepat dan ditargetkan berjalan pada 2027,” kata Ferdinan, Sabtu (6/12).

Meski demikian, Ferdinan menekankan bahwa keputusan akhir terkait waktu implementasi Program Penjaminan Polis tetap berada di tangan pemerintah dan DPR. LPS, menurut dia, hanya bertugas menyiapkan aspek teknis dan operasional agar program dapat berjalan efektif ketika resmi diberlakukan.

Ferdinan menambahkan, jika pada akhirnya PPP tetap dijalankan sesuai jadwal awal pada 2028, waktu yang tersedia akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan seluruh persiapan, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, maupun sistem pendukung.

“Kami siap melakukan percepatan, meskipun LPS tidak berada pada posisi untuk menetapkan kapan PPP mulai diberlakukan,” ujar Ferdinan.

Dari sisi pendanaan, LPS juga telah menyiapkan langkah mitigasi. Ferdinan menjelaskan, apabila pada awal implementasi Program Penjaminan Polis LPS belum menerima setoran dana penjaminan dari industri asuransi, lembaga tersebut masih memiliki aset eksisting yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan sektor asuransi.

Tags: Asuransilembaga penjamin simpananLPSojkprogram penjaminan polis
Previous Post

Izin Dicabut OJK, LPS Siapkan Pembayaran Klaim Nasabah BPR Bumi Pendawa Raharja

Next Post

BI Lanjutkan Keringanan Kartu Kredit sampai 30 Juni 2026

Next Post
BI Lanjutkan Keringanan Kartu Kredit sampai 30 Juni 2026

BI Lanjutkan Keringanan Kartu Kredit sampai 30 Juni 2026

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

19/06/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.