BeritaPerbankan – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menerima beasiswa dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan total nilai Rp 125 juta. Penyerahan beasiswa dilakukan secara daring melalui platform Zoom pada Rabu (24/12/2025). Program ini menjadi bagian dari komitmen LPS dalam mendukung penguatan pendidikan nasional.
Beasiswa LPS yang diberikan kepada mahasiswa UICI merupakan bagian dari program LPS Peduli Bakti Bagi Negeri. Program tersebut secara konsisten dijalankan LPS sebagai wujud kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan tinggi. Melalui program ini, LPS tidak hanya menyalurkan bantuan finansial, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sekretaris LPS Jimmy Ardianto mengatakan, kerja sama dengan UICI merupakan langkah awal kemitraan yang diharapkan dapat terus berkembang. Menurutnya, dukungan terhadap mahasiswa menjadi bagian dari tanggung jawab sosial lembaga negara dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong peningkatan kualitas generasi muda.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Harapannya, beasiswa ini dapat mendorong potensi akademik mahasiswa sekaligus memperluas akses belajar,” ujar Jimmy dalam sambutannya.
Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Ir. Subandrio, mengapresiasi pemberian beasiswa LPS kepada mahasiswa UICI. Ia menilai kontribusi LPS menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga negara dan dunia pendidikan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Menurut Subandrio, program beasiswa seperti ini perlu dijaga keberlanjutannya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Ia berharap ke depan kolaborasi antara LPS dan perguruan tinggi, termasuk UICI, dapat diperkuat melalui program-program yang lebih intensif dan berkesinambungan.
“Sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi sangat penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UICI Prof. Asep Saefuddin menyampaikan terima kasih kepada LPS atas perhatian yang diberikan kepada sektor pendidikan melalui program CSR. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan tonggak utama dalam mendorong kemajuan bangsa di tengah perubahan global yang semakin cepat.
“Sebagai penerima beasiswa, kalian adalah mahasiswa yang beruntung. Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, tetap aktif, dan terus kreatif,” pesan Prof. Asep.
Prof. Asep juga menjelaskan bahwa UICI merupakan kampus digital yang memperoleh izin operasional pada 2021 dan dirancang sebagai model pendidikan masa kini dan masa depan. Dengan pendekatan berbasis teknologi, UICI membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, tanpa terbatas pada wilayah perkotaan.
“Mahasiswa UICI ada di mana-mana. Kalau ditanya kampusnya di mana, saya tunjuk ke langit, di cloud,” ujarnya.
Menurutnya, model pembelajaran daring memungkinkan pemerataan akses pendidikan di tengah tantangan geografis. Ia menambahkan, di era digital dan kecerdasan buatan, peran dosen tetap krusial sebagai pendamping proses pembelajaran. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk melalui program beasiswa LPS, UICI berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.











