TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
09/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home LPS

LPS Percepat Klaim Penjaminan dan Resolusi Bank di Wilayah Sulampua

oleh Permadi
17/11/2025
in LPS
Reading Time:2 mins read
131 2
0
Tiga Bank Bangkrut Sepanjang April 2024, LPS Siapkan Pembayaran Klaim Penjaminan Simpanan Nasabah

Sumber: Bisnis.com

152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memaparkan perkembangan penjaminan simpanan dan penanganan bank bermasalah di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) dalam kegiatan Media Gathering LPS 2025 di Makassar, Jumat (14/11/2025). Dalam pemaparannya, LPS berkomitmen mempercepat proses pembayaran klaim simpanan yang dijamin hingga batas maksimal Rp2 miliar.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) III LPS, Prayitno Amigoro, menyampaikan bahwa jumlah bank yang berada dalam cakupan penjaminan jauh lebih besar dari perkiraannya sebelum bergabung dengan LPS. Ia menambahkan bahwa untuk wilayah Sulampua terdapat 86 bank umum serta 80 BPR dan BPRS, termasuk bank pembangunan daerah yang beroperasi di masing-masing provinsi.

“Setelah saya masuk LPS, itu ternyata jumlah bank di LPS itu per Oktober 1.602 yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu bank umum 105 dan 1.497 untuk BPR atau BPRS,” ujarnya.

Prayitno menyebutkan bahwa 99,94 persen rekening di Indonesia masuk kategori dijamin penuh, sementara di wilayah Sulampua angkanya bahkan sedikit lebih tinggi, yakni 99,97 persen. Ini artinya mayoritas simpanan masyarakat akan dijamin oleh LPS saat bank mengalami penutupan atau dicabut izin usahanya oleh otoritas pengawas.

Sejak LPS berdiri pada 2005 hingga Oktober 2025, lembaga tersebut telah menangani 146 bank bermasalah secara nasional. Dari jumlah itu, 145 merupakan BPR dan BPRS, sedangkan satu lainnya adalah bank umum. LPS juga tercatat menyelamatkan dua bank, masing-masing satu bank umum dan satu BPR/BPRS.

Untuk wilayah Sulampua, lanjut Prayitno, jumlah bank yang ditutup mencapai 10 BPR dan BPRS. Ia menjelaskan bahwa konsentrasi terbesar kasus penutupan bank masih berada di Jawa Barat dan Sumatera Barat. Ia juga mengingatkan bahwa 2024 merupakan tahun dengan jumlah penutupan tertinggi, di mana LPS menangani delapan BPR sekaligus.

Prayitno menegaskan LPS terus meningkatkan efisiensi proses pembayaran klaim penjaminan simpanan. Walaupun aturan menetapkan batas maksimal 90 hari kerja, LPS kini mampu mempercepat proses tersebut secara signifikan.

“Yaitu kini dalam 5 hari kerja sejak BPR atau BPRS ditutup, masyarakat sudah bisa melakukan pengambilan klaim penjaminan simpanan,” jelasnya.

Bagi nasabah dengan status simpanan layak bayar, proses pencairan klaim simpanan juga relatif mudah, cukup membawa buku tabungan dan KTP ke bank yang ditunjuk oleh LPS sebagai bank pembayar.

“Karena LPS tidak punya bank. Jadi nanti masyarakat ambilnya di bank, misalnya dengan BRI. Kita akan kerja sama dengan BRI. Jadi, cukup bawa buku tabungan dan KTP,” katanya.

Prayitno mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah simpanan yang tidak layak bayar atau tidak memenuhi syarat penjaminan. Berdasarkan data LPS, sekitar 14 persen kasus disebabkan oleh bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga penjaminan LPS.

“Pertama karena perbankan tidak menyarankan ke masyarakat bahwa ketika bunganya di atas bunga LPS, itu tidak dijamin. Yang kedua, perbankan tetap memberikan bunga di atas tingkat penjaminan. Yang ketiga, masyarakat tidak memahami hal tersebut,” ujarnya.

Di wilayah Sulampua, penyebab terbesar simpanan tidak layak bayar berbeda dengan kondisi nasional. Mayoritas kasus dipicu oleh indikasi terafiliasi atau fraud internal, termasuk tindakan yang melibatkan pegawai dan direksi bank. Meski begitu, Prayitno menilai bahwa tingkat kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan bunga penjaminan di wilayah tersebut cukup baik.

“Bisa dikatakan masyarakat tuh paham, sehingga memilih bunga kecil yang jelas dijamin oleh LPS,” ucapnya.

LPS menegaskan akan terus memperkuat literasi publik mengenai fungsi penjaminan simpanan, terutama terkait batas maksimal penjaminan Rp2 miliar dan syarat-syarat simpanan yang dapat dijamin. LPS berharap nasabah semakin memahami mekanisme penjaminan simpanan serta lebih bijak dalam memilih produk simpanan di bank.

Tags: lembaga penjamin simpananLPSprogram penjaminan simpanan
Previous Post

LPS Gelar Financial Festival di Empat Kota hingga 2026

Next Post

Anggito: Aset LPS Tumbuh Pesat, Penjaminan Simpanan Makin Kuat

Next Post
Anggito: Aset LPS Tumbuh Pesat, Penjaminan Simpanan Makin Kuat

Anggito: Aset LPS Tumbuh Pesat, Penjaminan Simpanan Makin Kuat

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

19/06/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.