TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 week ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 week ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 week ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 week ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home LPS

LPS Percepat Likuidasi Bank Menjadi 20 Bulan dengan Aplikasi BLISS

oleh Permadi
05/07/2024
in LPS
Reading Time:2 mins read
132 1
0
BPR Jepara Artha Ditutup, LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan dan Likuidasi Bank
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan digitalisasi proses likuidasi bank melalui aplikasi BLISS yang terhubung dengan Integrated Core System milik LPS. Melalui pengembangan teknologi ini, tim likuidasi LPS dapat bekerja lebih cepat, efektif dan efisien dalam menangani bank gagal.

LPS menargetkan percepatan proses likuidasi yang awalnya diselesaikan dalam waktu 25 bulan, dapat dipangkas menjadi 20 bulan. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada nasabah terkait dengan kelancaran pembayaran simpanan nasabah yang terdampak akibat bank dicabut izin usahanya oleh otoritas pengawas. Selain itu, integrasi ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan likuidasi, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan transparansi.

“Saat ini, rata-rata jangka waktu pelaksanaan likuidasi masih 25 bulan. Kami menargetkan pelaksanaan likuidasi ke depan dapat diselesaikan dalam kurun waktu rata-rata 20 bulan,” ujar Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank, Didik Madiyono.

Didik mengatakan bahwa percepatan proses likuidasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya efisiensi biaya. Dengan pengelolaan aset yang lebih baik dan cepat, diharapkan biaya yang dikeluarkan dalam proses likuidasi dapat diminimalkan. Didik menekankan pentingnya peran tim likuidasi dalam mengelola aset bank yang telah dicabut izin usahanya.

“Pengelolaan aset bukan hal yang mudah, terutama aset bank gagal yang sudah dicabut izin usahanya, baik itu bank konvensional maupun syariah, karena memiliki tantangan tersendiri,” tambahnya.

Tim likuidasi diharapkan mampu berinovasi dan kreatif dalam melaksanakan tugas mereka. Inovasi ini harus tetap memperhatikan aspek risiko dan prinsip tata kelola yang baik agar likuidasi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Dalam proses likuidasi, tim juga bertanggung jawab atas penyelesaian seluruh aset dan kewajiban bank. Tugas-tugas mereka meliputi pembubaran badan hukum bank, menyelesaikan hak-hak pegawai dalam rangka pemutusan hubungan kerja (PHK), dan pencairan aset bank.

Didik mengungkapkan, salah satu tantangan besar dalam proses likuidasi bank adalah memastikan kelancaran pembayaran klaim penjaminan atas simpanan nasabah. Tim likuidasi perlu memahami dengan baik fungsi dan tugas LPS untuk memastikan proses pembayaran klaim ini berjalan lancar.

“Tim likuidasi harus memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku, serta menjaga kepercayaan nasabah,” jelas Didik.

LPS mengklaim bahwa penggunaan aplikasi BLISS telah menunjukkan hasil yang positif dalam mempercepat proses likuidasi. Dengan otomasi berbagai proses administratif, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas likuidasi dapat dipangkas secara signifikan. Ini memungkinkan LPS untuk lebih fokus pada aspek-aspek strategis dari likuidasi, seperti pengelolaan aset dan penyelesaian kewajiban kepada nasabah dan kreditur.

Selain itu, LPS juga terus melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas tim likuidasi melalui berbagai pelatihan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tim likuidasi memiliki kompetensi dan pengetahuan yang memadai dalam menghadapi tantangan yang kompleks dalam proses likuidasi bank.

“Pelatihan dan peningkatan kapasitas tim likuidasi sangat penting untuk memastikan bahwa mereka siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama proses likuidasi,” kata Didik.

Likuidasi bank adalah langkah akhir dalam penanganan bank gagal yang dilakukan oleh LPS. Proses ini melibatkan penyelesaian seluruh kewajiban bank kepada nasabah dan kreditur lainnya. Dengan digitalisasi dan sistem terintegrasi, diharapkan proses ini dapat berjalan lebih cepat dan efisien, memberikan kepastian kepada semua pihak yang terlibat.

Tags: lembaga penjamin simpananlikuidasi bankLPS
Previous Post

Kantor Perwakilan LPS III Makassar Gelar Pertemuan dengan 72 Bank di Sulsel dan Sulbar

Next Post

Komisi XI DPR RI Minta LPS Perbanyak Kantor Perwakilan di Daerah Strategis

Next Post
Begini Cara LPS Melindungi Deposito Nasabah Perbankan

Komisi XI DPR RI Minta LPS Perbanyak Kantor Perwakilan di Daerah Strategis

  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.