TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
07/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home LPS

LPS Raih Pendapatan Rp29,27 Triliun Hingga Kuartal III 2024, Ini Rinciannya!

oleh Permadi
24/11/2024
in LPS
Reading Time:2 mins read
130 3
0
UU P2SK Perkuat Peran LPS sebagai Risk Minimizer Setara dengan FDIC dan KDIC
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berhasil meraih pendapatan mencapai Rp29,27 triliun hingga kuartal III tahun 2024. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pendapatan terbesar LPS berasal dari premi perbankan senilai Rp17,65 triliun dan hasil investasi tercatat berkontribusi sebanyak Rp10,85 triliun. Hal ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta pada Rabu (20/11/2024).

Purbaya menjelaskan bahwa realisasi pendapatan premi sudah mencapai 98,85% dari target yang ditetapkan untuk tahun 2024. Selain itu, pendapatan investasi LPS mencapai 76,18% dari target, yang bersumber dari kupon dan diskonto Surat Berharga Negara (SBN). Selain pendapatan utama dari premi dan investasi, LPS juga mencatatkan pendapatan dari beberapa sumber lainnya. Salah satu yang menonjol adalah pendapatan pengembalian klaim yang mencapai Rp 87,61 miliar, jauh melampaui target awal sebesar Rp 6,92 miliar, atau setara dengan pencapaian 1.264,55%. Pendapatan dari denda dan sumber lainnya juga memberikan kontribusi, masing-masing sebesar Rp 1 miliar dan Rp 679,02 miliar.

Di sisi pengeluaran, realisasi beban operasional LPS hingga kuartal III 2024 tercatat sebesar Rp 2,86 triliun, atau sekitar 80,18% dari anggaran yang telah ditetapkan. Salah satu komponen terbesar dalam beban ini adalah beban investasi yang mencapai Rp 1,13 triliun, termasuk pajak dan biaya kustodian. Meskipun demikian, Purbaya menjelaskan bahwa beberapa anggaran tidak sepenuhnya terpakai karena biaya yang lebih rendah dari perkiraan, meski jumlah bank yang berpotensi menghadapi masalah tetap sama.

“Setiap tahun kita dapat data OJK berapa sih BPR-BPRS, atau bank yang akan jatuh. Kita anggarkan sesuai data itu. Ternyata meski jumlah banknya sama, biayanya lebih kecil, jadi ada anggaran yang nggak dipakai dalam hal ini,” terang Purbaya.

LPS juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam kinerja asetnya. Total aset LPS per 30 September 2024 tercatat sebesar Rp 239,53 triliun, meningkat 12,09% dari posisi akhir tahun 2023 yang berada di angka Rp 213,69 triliun. Dari total aset tersebut, investasi dalam SBN mendominasi dengan nilai mencapai Rp 229,94 triliun atau sekitar 93,91% dari keseluruhan aset. Sementara itu, kas dan piutang menyumbang 5,84%, yang sebagian besar terdiri dari piutang bunga atas SBN. Aset tetap, aset tidak berwujud, dan aset lainnya berkontribusi sangat kecil, dengan porsi masing-masing 0,13% dan 0,12%.

Purbaya juga menekankan peran LPS dalam mendukung perekonomian nasional, terutama melalui pembayaran pajak dan pembelian SBN yang diterbitkan pemerintah. Hingga akhir September 2024, LPS telah membayarkan pajak sebesar Rp 1,66 triliun, serta melakukan pembelian SBN senilai Rp 16,76 triliun, termasuk pembelian SBN dalam bentuk valuta asing sebesar US$ 110 juta.

Pendapatan dan aset yang dimiliki oleh LPS sangat memadai untuk membayar klaim simpanan nasabah, dalam situasi bank mengalami gagal bayar. Oleh karena itu, Purbaya meminta nasabah yang terdampak penutupan bank untuk tetap tenang, karena ada LPS yang menjamin dana nasabah, asalkan simpanan nasabah memenuhi tiga syarat utama yaitu simpanan wajib tercatat di sistem pembukuan bank, tidak menerima bunga simpanan melebihi tingkat bunga penjaminan dan tidak terlibat tindak pidana perbankan.

 

Tags: lembaga penjamin simpananLPSPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Komisi XI DPR RI Beri Rekomendasi LPS Dalam Kebijakan Resolusi Bank

Next Post

Kantor Pusat LPS di IKN Dirancang Tahan Gempa Hingga 8 SR

Next Post
Kantor Pusat LPS di IKN Dirancang Tahan Gempa Hingga 8 SR

Kantor Pusat LPS di IKN Dirancang Tahan Gempa Hingga 8 SR

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
LPS dan Polri Perkuat Kerja Sama Penanganan Kasus Perbankan

LPS dan Polri Perkuat Kerja Sama Penanganan Kasus Perbankan

14/11/2024
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.