TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 week ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 2 weeks ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 2 weeks ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 2 weeks ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Bank

LPS: Rata-Rata Tabungan Orang Bali Rp19,8 Juta, Tertinggi ke-3 di Indonesia

oleh Permadi
25/10/2024
in Bank
Reading Time:2 mins read
132 4
0
LPS: Rata-Rata Tabungan Orang Bali Rp19,8 Juta, Tertinggi ke-3 di Indonesia
156
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Fenomena penurunan jumlah simpanan masyarakat di bank, atau yang dikenal dengan istilah “makan tabungan” (mantab), tengah menjadi perhatian di seluruh Indonesia, terutama di kalangan kelas menengah. Namun, kondisi ini berbeda di Bali, di mana jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya tabungan, justru menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,19 persen (year-to-date), naik sebanyak 12,63 persen dari tahun sebelumnya.

Bambang S. Hidayat, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, menyampaikan bahwa simpanan masyarakat Bali di perbankan secara nominal mencapai Rp171,64 triliun dengan pertumbuhan sebesar 17 persen. Bali kini menempati urutan ketujuh tertinggi secara nasional dalam total simpanan, dengan rata-rata nominal simpanan menempati posisi ketiga terbesar setelah Jakarta dan Riau, yakni sebesar Rp19,8 juta.

Data LPS per Agustus 2024 menunjukkan bahwa simpanan masyarakat Bali di bank umum tumbuh 8,08 persen (yoy), sementara jumlah rekening di Provinsi Bali mencapai 8,66 juta, tumbuh 8,3 persen, yang menempatkan Bali di peringkat ke-17 secara nasional. Menurut Bambang, perkembangan simpanan di Provinsi Bali terus menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dan bahkan lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali, Kristrianti Puji Rahayu, menyatakan bahwa secara nasional, pertumbuhan DPK melambat disebabkan oleh penurunan penghasilan dan keterbatasan dana untuk ditabung. Ia menambahkan bahwa penghimpunan DPK di Bali didominasi oleh tabungan yang menyumbang 53,62 persen dari total DPK, disusul giro sebesar 29,30 persen, dan deposito sebesar 17,8 persen.

“Dari sudut pandang perbankan, peningkatan tabungan ini menguntungkan karena biaya dana yang lebih rendah. Namun, secara makroekonomi, jika terjadi pergeseran dari deposito ke tabungan, hal ini perlu dicermati,” ungkap Kristrianti.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peralihan preferensi masyarakat dari deposito ke tabungan dipengaruhi oleh faktor likuiditas, yang mana deposito umumnya kurang likuid dibandingkan tabungan yang lebih mudah dicairkan. Hal ini juga turut mempermudah masyarakat dalam memanfaatkan dana simpanan mereka untuk diinvestasikan.

“Bisa jadi masyarakat memilih menyimpan di tabungan agar lebih mudah diinvestasikan ke instrumen lain seperti reksa dana atau Surat Berharga Negara (SBN),” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, I Nyoman Sudharma, mengungkapkan bahwa pertumbuhan tabungan di Bank BPD mencapai 17 persen (year-on-year) dengan total DPK tumbuh sebesar 14 persen. Ia mengaitkan pertumbuhan ini dengan pengalaman masyarakat Bali selama pandemi Covid-19 yang mendorong kebutuhan akan dana likuid untuk situasi darurat.

“Masyarakat Bali memiliki tradisi untuk menyimpan dana likuid yang dapat digunakan sewaktu-waktu, baik untuk upacara keagamaan maupun kebutuhan mendesak lainnya,” ujarnya.

Sudharma juga menyebutkan bahwa literasi dan inklusi keuangan yang terus ditingkatkan oleh perbankan dan OJK telah mendorong budaya menabung di kalangan masyarakat Bali. Dengan dominasi DPK berupa tabungan, rasio dana murah atau CASA (Current Account Savings Account) Bank BPD mencapai 69 persen.

Keberhasilan tersebut turut berdampak pada laba BPD Bali yang meningkat di atas 20 persen hingga September 2024, mencapai Rp770 miliar, melebihi pencapaian laba tahun 2023.

“Kami optimis dapat mempertahankan pertumbuhan laba hingga akhir tahun pada angka 20 persen,” tambahnya.

Sejumlah indikator positif tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik di Bali, yang didorong oleh budaya menabung serta pemahaman keuangan yang meningkat. Bagi perbankan, hal ini membawa keuntungan jangka panjang melalui peningkatan dana murah, yang turut mendukung stabilitas perbankan di wilayah tersebut.

 

Tags: BaliBPRdepositolembaga penjamin simpananLPStabungan
Previous Post

LPS Perkuat Program Penjaminan Simpanan dan Polis Asuransi

Next Post

LPS Edukasi Mahasiswa Unhas tentang Penjaminan Simpanan di FTMI XVIII

Next Post
LPS Jamin 99,9% Rekening Simpanan di Bank Umum

LPS Edukasi Mahasiswa Unhas tentang Penjaminan Simpanan di FTMI XVIII

  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.