TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
09/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

LPS: Risiko Perubahan Iklim Semakin Nyata, Perbankan Diminta Lebih Siaga

oleh Permadi
27/06/2025
in Uncategorized
Reading Time:2 mins read
131 2
0
LPS: Risiko Perubahan Iklim Semakin Nyata, Perbankan Diminta Lebih Siaga

warta ekonomi

152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Wakil Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Lana Soelistianingsih, mengatakan bahwa perubahan iklim kini tidak lagi dianggap sebagai isu lingkungan semata, dampak dari perubahan iklim juga menjalar hingga ke sektor keuangan yang mengancam stabilitas sistem keuangan, khususnya di sektor perbankan.

Hal itu ia sampaikan dalam ajang ‘Indonesia Best Bank Awards 2025’ yang digelar oleh Warta Ekonomi, Kamis (26/6). Dalam forum bertema “Driving Sustainable Innovation in Banking Excellence”, Lana menekankan bahwa bank memiliki posisi penting dalam mengelola risiko yang timbul akibat krisis iklim. Menurutnya, ketidaksiapan bank dalam menghadapi tantangan lingkungan bisa berdampak langsung pada kesehatan keuangan institusi, bahkan mengurangi kepercayaan investor maupun nasabah.

“Isu lingkungan kini menjadi bagian integral dari manajemen risiko bank. Bila tidak dikelola dengan tepat, dampaknya bisa langsung dirasakan pada neraca keuangan,” ujar Lana.

Lana merujuk pada riset Ernst & Young (EY) tahun 2021 yang menggarisbawahi bahwa perubahan iklim kini menjadi prioritas utama di agenda strategis industri perbankan global. Studi berjudul “Climate Change is Now Top of Banks’ Agendas” menyebutkan bahwa para pemangku kepentingan—termasuk nasabah dan investor—menuntut perbankan untuk aktif mendukung transisi menuju ekonomi nol karbon.

Namun, Lana mengakui bahwa jalan menuju perbankan berkelanjutan masih penuh tantangan. Mulai dari keterbatasan standar industri, minimnya pemahaman mengenai asesmen risiko lingkungan, hingga kurangnya kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola prinsip ESG (Environmental, Social, Governance).

“Masih banyak bank yang belum memiliki kerangka risiko ESG yang komprehensif. Padahal, risiko lingkungan dapat memicu risiko kredit, operasional, bahkan risiko pasar,” katanya.

Lebih lanjut, Lana mengungkapkan bahwa konsekuensi dari krisis iklim bukan lagi hipotesis, melainkan realita yang telah terjadi. Ia mencontohkan kejadian banjir besar di Bekasi beberapa waktu lalu yang membuat operasional sejumlah bank terganggu selama dua hari. Aktivitas ekonomi pun ikut melambat karena terputusnya layanan keuangan.

Ia juga menyoroti peristiwa likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, yang bukan hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan risiko gagal bayar dari debitur terdampak. Hal ini, menurutnya, menggambarkan bagaimana bencana alam berkaitan erat dengan keberlangsungan usaha bank.

“Ketika bank memberikan kredit ke sektor yang rentan terhadap bencana tanpa pertimbangan risiko lingkungan yang matang, potensi kerugiannya bisa sangat besar. Bahkan sulit dihitung,” ucap Lana.

Melihat urgensi yang ada, Lana menyerukan agar seluruh pelaku industri perbankan tidak lagi menempatkan isu keberlanjutan sebagai pilihan, melainkan sebagai keharusan strategis. Ia menegaskan, perbankan yang gagal menyesuaikan diri akan berisiko ditinggalkan oleh pasar dan kehilangan relevansi dalam lanskap keuangan yang makin sadar lingkungan.

“Generasi nasabah hari ini lebih kritis. Mereka cenderung memilih bank yang peduli pada keberlanjutan,” tambahnya.

LPS sendiri, meskipun tidak memiliki fungsi regulator langsung terhadap perbankan dalam aspek ESG, berkomitmen mendukung transformasi industri keuangan yang berkelanjutan. Upaya ini dilakukan melalui advokasi kebijakan, edukasi, serta penguatan sistem keuangan yang tangguh menghadapi risiko jangka panjang, termasuk perubahan iklim.

Tags: lembaga penjamin simpananLPSperubahan iklim
Previous Post

LPS Dorong UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Next Post

LPS Dorong UMKM Susun Anggaran Keuangan

Next Post
LPS Dorong UMKM Susun Anggaran Keuangan

LPS Dorong UMKM Susun Anggaran Keuangan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

Dulu Produsen Chip Terbesar di Dunia, Nasib Intel Kini Miris

24/09/2024
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

LPS dan Bareskrim Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan di Sektor Keuangan

19/06/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.