TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Asuransi

LPS Siapkan Skema Iuran Program Penjaminan Polis

oleh Permadi
13/11/2025
in Asuransi
Reading Time:2 mins read
124 9
0
LPS: Simpanan Valas di Bank Umum Turun 6,4 Persen Menjadi Rp 1.159 triliun
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah mematangkan rencana penerapan Program Penjaminan Polis (PPP) sebagai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Melalui program ini, LPS tidak hanya menjamin simpanan masyarakat di bank, tetapi juga polis asuransi, guna memperkuat perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba, menjelaskan bahwa lembaganya kini sedang menggodok besaran iuran penjaminan polis yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi. LPS menilai skema iuran ini perlu disusun secara hati-hati agar sejalan dengan tujuan penguatan industri dan tidak membebani pelaku usaha.

Menurut Ferdinan, LPS sedang mempertimbangkan penerapan sistem iuran atau premi berbasis risiko (risk-based premium) sebagai langkah strategis untuk mendorong praktik manajemen risiko yang baik dan tata kelola yang prudent di sektor asuransi.

“LPS sedang mengkaji produk atau lini usaha yang akan dijamin dalam PPP, dengan pertimbangan antara lain karakteristik produk, loss ratio, dan market share,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (7/11).

Ia menambahkan, pendekatan berbasis risiko ini juga bertujuan memberikan insentif bagi perusahaan asuransi yang memiliki manajemen risiko kuat dan tingkat kesehatan keuangan yang baik. Dengan demikian, perusahaan yang lebih disiplin dalam pengelolaan risiko akan memperoleh manfaat berupa iuran yang lebih ringan.

Berdasarkan survei The International Forum of Insurance Guarantee Schemes (IFIGS), sebagian besar lembaga penjamin polis di berbagai negara masih menggunakan sistem premi tetap (flat premium). Namun, LPS menilai opsi berbasis risiko lebih relevan dengan kondisi industri asuransi nasional yang sedang berbenah menuju tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Salah satu elemen penting dalam penerapan PPP yang kredibel adalah ketersediaan data polis yang akurat dan komprehensif. Ferdinan menjelaskan bahwa data polis berbasis pemegang polis, tertanggung, dan peserta akan menjadi pondasi utama bagi LPS dalam menentukan polis yang layak dijamin.

“UU P2SK mewajibkan perusahaan asuransi untuk menyampaikan data polis berbasis pemegang polis, tertanggung, dan/atau peserta kepada LPS. Data inilah yang akan menjadi dasar bagi LPS dalam menentukan polis yang berhak mendapatkan penjaminan atau layak bayar,” tegas Ferdinan.

Ferdinan mencontohkan beberapa negara yang telah lebih dulu menerapkan program penjaminan polis, seperti Korea Selatan, Kanada, Inggris, dan Malaysia. Menurutnya, penerapan sistem penjaminan polis di negara-negara tersebut terbukti mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri asuransi, mempercepat penyelesaian kasus asuransi gagal, serta memperkuat stabilitas sektor keuangan.

“Negara-negara tersebut mampu mendorong penguatan manajemen risiko, transparansi, serta tata kelola industri yang lebih baik,” ujarnya.

LPS menargetkan Program Penjaminan Polis (PPP) dapat mulai berjalan secara penuh pada awal tahun 2028, seiring dengan selesainya persiapan infrastruktur, regulasi, dan sistem pendukung seperti Sarana Pertukaran Informasi Terintegrasi (SAPIT) yang dikembangkan bersama OJK.

Tags: Asuransilembaga penjamin simpananLPSojkprogram penjaminan polisUU P2SK
Previous Post

LPS Kaji Produk Asuransi yang Akan Dijamin dalam Program Penjaminan Polis

Next Post

Sentimen Global Mereda, Pasar Keuangan RI Tetap Tertekan

Next Post
Sentimen Global Mereda, Pasar Keuangan RI Tetap Tertekan

Sentimen Global Mereda, Pasar Keuangan RI Tetap Tertekan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.