TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 1 month ago
berikutnya
sebelum
Search
11/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Bank

LPS: Simpanan Nasabah di Perbankan Tembus Rp8.667,69 Triliun

oleh Permadi
12/06/2024
in Bank
Reading Time:2 mins read
132 1
0
LPS: Simpanan Nasabah di Perbankan Tembus Rp8.667,69 Triliun
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan jumlah simpanan nasabah di perbankan Indonesia mencapai Rp8.667,69 triliun pada Maret 2024. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp8.045,07 triliun.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan kondisi ekonomi yang semakin kuat dan stabil. Purbaya menjelaskan bahwa nasabah kaya dengan simpanan lebih dari Rp5 miliar tercatat masih mendominasi simpanan di bank umum.

“Nasabah kaya dengan simpanan lebih dari Rp5 miliar masih mendominasi dengan proporsi 52,98 persen. Nilai simpanannya tercatat mencapai Rp4.591,99 triliun atau tumbuh 8,53 persen secara tahunan (YoY),” ujarnya.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok simpanan nasabah di bawah Rp100 juta yaitu sebesar 7,3 persen YoY. Simpanan nasabah dari kategori ini menyumbang proporsi sebesar 12,24 persen dari total simpanan, dengan nilai mencapai Rp1.060,79 triliun. Hal ini menandakan adanya peningkatan aktivitas menabung di kalangan masyarakat menengah dan bawah, yang merupakan indikator positif bagi perkembangan inklusi keuangan di Indonesia

Selanjutnya adalah nasabah dengan tiering nominal Rp200 juta hingga Rp500 juta, yang totalnya mencapai Rp699,87 triliun atau tumbuh 4,95 persen YoY. Proporsi simpanan dalam kategori ini mencapai 8,07 persen dari total simpanan di perbankan.

Berikutnya, nasabah dengan simpanan nominal Rp2 miliar hingga Rp5 miliar tercatat memiliki total simpanan sebesar Rp681,07 triliun, yang meningkat 6,4 persen YoY dan berkontribusi sebesar 7,86 persen terhadap total simpanan di perbankan.

Simpanan nominal Rp500 juta hingga Rp1 miliar mencatatkan total simpanan sebesar Rp590,4 triliun, meningkat 6,36 persen YoY, dan menyumbang 6,81 persen dari total simpanan di perbankan. Sementara itu, nasabah dengan simpanan nominal Rp1 miliar hingga Rp2 miliar memiliki total simpanan sebesar Rp515,18 triliun, yang meningkat 6,08 persen YoY dan berkontribusi sebesar 5,94 persen dari total simpanan.

Total simpanan nasabah dengan tiering nominal Rp100 juta hingga Rp200 juta tercatat sebesar Rp432,21 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 4,72 persen YoY. Kategori ini memiliki porsi sebesar 4,99 persen terhadap total simpanan di perbankan, menjadikannya kategori dengan kontribusi terendah.

Menurut Purbaya, kenaikan jumlah simpanan nasabah di seluruh kategori, mencerminkan kondisi ekonomi dalam negeri yang semakin kuat. Purbaya menekankan bahwa peningkatan simpanan nasabah ini tidak hanya memperkuat likuiditas perbankan, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

“Jadi kelihatannya perbaikan ekonomi mulai bisa dirasakan oleh masyarakat, menggambarkan stabilitas ekonomi ke depan harusnya semakin kuat,” pungkasnya.

Ke depan, LPS optimis bahwa sektor perbankan Indonesia akan melanjutkan tren pertumbuhan positif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Kepercayaan nasabah yang semakin kuat dan meningkatnya inklusi keuangan menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan simpanan ini, LPS berkomitmen untuk melakukan pengawasan yang ketat dan implementasi kebijakan yang dapat melindungi simpanan nasabah dari risiko yang tidak diinginkan.

Melalui program penjaminan simpanan, LPS siap menjamin dana simpanan nasabah hingga Rp2 miliar per nasabah per bank ketika bank mengalami gagal bayar atau dicabut izin usahanya oleh otoritas pengawas.

LPS juga terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang literasi keuangan dan program penjaminan simpanan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh LPS, terutama tentang perolehan suku bunga simpanan tidak boleh melampaui tingkat bunga penjaminan (TBP) karena akan menyebabkan simpanan nasabah gagal mendapatkan pembayaran klaim jaminan simpanan.

Syarat 3T yang wajib dipenuhi nasabah adalah simpanan tercatat dalam sistem pembukuan bank, tidak menerima bunga melebihi suku bunga penjaminan dan tidak menyebabkan bank gagal seperti kasus kredit macet maupun fraud.

Tags: BPRlembaga penjamin simpananLPSojkprogram penjaminan simpanan
Previous Post

LPS Jamin Simpanan Bank Syariah, Catat Syarat dan Ketentuannya!

Next Post

LPS: Belum Ada Mandat Resmi untuk Jamin Saldo E-Money

Next Post
LPS: Belum Ada Mandat Resmi untuk Jamin Saldo E-Money

LPS: Belum Ada Mandat Resmi untuk Jamin Saldo E-Money

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
LPS Gugat Pengurus/Pemegang Saham Bank Gagal yang Nakal. Ini Daftar Bank dan Pengurusnya!

LPS Akan Mengkaji Lagi Wacana Pemberian Potongan Premi bagi Perbankan yang Menyalurkan Kredit Hijau

23/11/2022
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
Ketua LPS: Perbankan Nasional dalam Kondisi Baik, Permodalan Tebal dan Likuiditas Sangat Ample

LPSK Hanya Akan Menjamin Perusahaan Asuransi yang Sehat

23/12/2022
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.