TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

LPS Soroti Relevansi Pemikiran Ekonomi Sumitro di Era Prabowo

oleh Permadi
22/06/2025
in Uncategorized
Reading Time:2 mins read
132 1
0
LPS Soroti Relevansi Pemikiran Ekonomi Sumitro di Era Prabowo

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Spt.

152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menilai bahwa pemikiran ekonom legendaris Indonesia, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Hal ini disampaikannya dalam Simposium Nasional bertajuk Sumitronomics dan Arah Ekonomi Indonesia.

“Konsep Sumitronomics bisa menjadi panduan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi dan berkelanjutan,” ujar Purbaya.

Meskipun mengaku baru mempelajari pemikiran Sumitro menjelang simposium, Purbaya menyatakan terkejut karena banyak gagasan Sumitro sejalan dengan teori ekonomi modern yang dia pelajari di Amerika Serikat. Salah satu konsep utama yang diangkat adalah trilogi pembangunan: pertumbuhan ekonomi, stabilitas nasional, dan pemerataan hasil pembangunan.

Menurut Purbaya, Sumitro menekankan tiga hal penting dalam strategi pembangunan:

  1. Kemandirian ekonomi, dengan mendorong pembiayaan usaha dari dana domestik melalui optimalisasi sektor perbankan.

  2. Keseimbangan antara peran pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan ekonomi nasional.

  3. Stabilitas politik dan ekonomi, yang tetap terbuka pada investasi asing di sektor non-strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan.

“Prof. Sumitro juga menekankan pentingnya industrialisasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegas Purbaya.

Purbaya menyoroti fluktuasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari masa ke masa. Ia menyebutkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Soeharto (1967–1997), pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 6,59%. Namun, setelah krisis moneter 1998, pertumbuhan mengalami penurunan drastis, dan belum pernah kembali ke level sebelum krisis.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ekonomi cenderung digerakkan oleh sektor swasta (private sector driven), dengan pertumbuhan kredit mencapai 21% per tahun. Sementara di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), arah kebijakan lebih berfokus pada peran pemerintah (government sector driven), dengan pertumbuhan kredit yang melambat menjadi hanya 8% per tahun.

Menurut Purbaya, kurang optimalnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua dekade terakhir terjadi karena ketidakseimbangan antara peran pemerintah dan swasta.

“Kalau hanya satu mesin yang bekerja, maka laju ekonomi tidak bisa maksimal,” ungkapnya.

Menanggapi target Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada tahun 2029, Purbaya menilai hal itu bisa dicapai jika kedua mesin ekonomi – fiskal dan swasta – berjalan seimbang.

“Kalau dua mesin ini dikombinasikan dengan baik, pertumbuhan 6,5–7% bisa dicapai dengan lebih mudah. Bahkan 8% bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya optimis.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan dan perbankan. Menurutnya, sistem perbankan yang sehat menjadi fondasi utama untuk memastikan dana yang tersimpan bisa berperan dalam pembangunan nasional.

“LPS berkomitmen menjaga stabilitas perbankan dan sudah mulai berkontribusi langsung ke masyarakat, salah satunya dengan penguatan infrastruktur digital di BPS serta mendukung UMKM melalui sistem IT gratis,” pungkas Purbaya.

Tags: jokowiLPSPrabowo SubiantoPurbaya Yudhi SadewaSBYSumitro DjojohadikusumoSumitronomics
Previous Post

OJK Cabut Izin 21 BPR, LPS Pastikan Bayar Simpanan Nasabah

Next Post

LPS Turunkan Bunga Penjaminan Jadi 4%, Perbankan Diminta Transparan ke Nasabah

Next Post
LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Rupiah, Stabilitas Perbankan Tetap Terjaga

LPS Turunkan Bunga Penjaminan Jadi 4%, Perbankan Diminta Transparan ke Nasabah

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.