TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Bank

LPS: Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank BUMN Dorong Kredit Sektor Riil

oleh Permadi
26/09/2025
in Bank
Reading Time:2 mins read
128 6
0
LPS: Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank BUMN Dorong Kredit Sektor Riil

Antara

153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Pemerintah resmi menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun dari rekeningnya di Bank Indonesia (BI) ke sejumlah bank milik negara. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat likuiditas perbankan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, dana tersebut mulai dialirkan ke sistem perbankan sejak Jumat (12/9/2025). Penempatan dana ini dilakukan di lima bank BUMN, yakni Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, serta BSI Rp10 triliun.

“Dana Rp200 triliun itu hari ini sudah masuk ke sistem perbankan. Harapannya bisa menggerakkan sektor ekonomi riil,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian.

Plt Ketua Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono, menyambut positif langkah pemerintah tersebut. Menurutnya, tambahan likuiditas di bank-bank besar akan membantu menstabilkan kondisi pasar keuangan.

“Kami mendukung kebijakan Kementerian Keuangan ini karena akan memperkuat likuiditas perbankan,” ungkap Didik di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Ia menjelaskan, dengan likuiditas yang lebih longgar, dominasi pemilik dana besar dalam menentukan suku bunga bisa berkurang. Selain itu, bank diharapkan lebih leluasa menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif.

“Persaingan bunga antarbank juga akan lebih terkendali sehingga bisa berdampak pada pergerakan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP),” tambahnya.

Namun, Didik mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian. Ia menekankan agar bank tetap selektif menyalurkan pembiayaan, guna menghindari risiko kredit bermasalah (NPL) di masa depan.

Purbaya mengungkapkan, ide mengalihkan dana pemerintah dari BI ke perbankan komersial berawal dari evaluasi kondisi sistem keuangan yang dinilai terlalu ketat. Menurutnya, selama ini uang pemerintah yang tersimpan di BI mencapai Rp430 triliun, namun tidak mengalir ke perekonomian.

“Begitu saya masuk ke Kementerian Keuangan, kami melihat sistem finansial agak kering sehingga ekonomi melambat. Dua tahun terakhir orang sulit mencari kerja. Ada kesalahan di kebijakan fiskal dan moneter yang membuat uang terlalu lama mengendap,” ujar Purbaya.

Dengan pemindahan dana tersebut, pemerintah berharap uang tidak hanya tersimpan, melainkan bisa dimanfaatkan bank untuk penyaluran kredit.

“Bank tidak akan membiarkan dana itu mengendap, karena ada biaya. Mereka akan mencari imbal hasil lebih tinggi, sehingga kredit tumbuh dan ekonomi ikut bergerak,” jelasnya.

Rencana pemindahan dana ini pertama kali disampaikan Purbaya saat rapat dengan Komisi XI DPR pada 10 September 2025. Setelah itu, ia bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk meminta restu. Menurut Purbaya, Presiden telah menyetujui langkah tersebut dengan pertimbangan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Tujuannya sederhana, menciptakan likuiditas di sistem keuangan agar ekonomi bisa tumbuh lebih cepat,” tegasnya.

Kebijakan penempatan dana pemerintah di bank BUMN diharapkan mampu memperkuat likuiditas perbankan dalam meningkatkan pembiayaan untuk usaha kecil, menengah, hingga proyek-proyek strategis nasional.

Tags: bank himbaraBNIBRIBSIbumnlembaga penjamin simpananLPSPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Anggito Abimanyu Masih Menunggu SK Presiden untuk Jabatan Ketua DK LPS 2025-2030

Next Post

LPS Ingatkan Bank Hati-Hati Salurkan Kredit dari Dana Rp200 Triliun

Next Post
LPS: Tren Menabung Generasi Muda Meningkat

LPS Ingatkan Bank Hati-Hati Salurkan Kredit dari Dana Rp200 Triliun

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.