TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Saham

Pasar Saham Lesu, Rupiah Justru Menguat di Awal November

Pelaku Pasar menanti Arah Baru setelah The Fed Memangkas Suku Bunga Acuan

oleh Nara
03/11/2025
in Saham
Reading Time:2 mins read
132 1
0
Pasar Saham Lesu, Rupiah Justru Menguat di Awal November
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Pasar keuangan Indonesia kembali beroperasi hari ini, Senin (3/11/2025), menandai awal perdagangan bulan November. Pembukaan pasar ini disambut harapan agar pergerakan aset domestik bisa kembali ke zona hijau setelah pekan lalu ditutup bervariasi.

Pada perdagangan Jumat (31/10/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,25% atau turun 20,19 poin ke level 8.163,88. Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di kisaran 8.144–8.215 dengan total transaksi mencapai Rp19,18 triliun dan volume perdagangan 28,09 miliar saham dari 1,98 juta kali transaksi.

Dari total saham yang diperdagangkan, 272 saham menguat, 377 melemah, dan 161 stagnan. Meski indeks turun, investor asing masih mencatatkan net buy Rp1,13 triliun di seluruh pasar. Namun, secara mingguan IHSG terkoreksi 1,30%.

Sektor dan Saham Penopang

Sektor utilitas menjadi penopang utama dengan kenaikan 0,84%, disusul teknologi naik 0,79%, serta konsumer non-siklikal yang menguat tipis 0,09%. Sementara tekanan terbesar datang dari sektor bahan baku yang terkoreksi 0,83%, properti turun 0,70%, dan energi melemah 0,67%.

Secara individual, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi penyumbang positif terbesar dengan tambahan 11,59 poin, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 4,72 poin, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) 2,81 poin.

Sebaliknya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing sekitar 7,03 poin.

Rupiah Masih Tangguh

Dari pasar valuta asing, rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan tipis 0,06% ke level Rp16.625 per dolar AS, berdasarkan data Refinitiv. Meski demikian, sepanjang sepekan rupiah masih melemah 0,21%, mengikuti tren penguatan dolar AS (greenback) di pasar global.

Kenaikan dolar AS terjadi setelah The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam rapat FOMC pekan lalu.

Namun, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell membuat pelaku pasar waspada. Powell menegaskan, pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember belum bisa dipastikan, apalagi di tengah shutdown pemerintahan AS yang menunda publikasi data ekonomi penting.

“Jika penutupan pemerintahan terus berlangsung, The Fed akan kesulitan melanjutkan pemangkasan suku bunga,” tulis ekonom Jefferies, Mohit Kumar, dalam catatannya.

Obligasi Tertekan

Dari pasar surat utang, imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun naik 0,66% ke level 6,099% pada akhir pekan lalu. Secara mingguan, yield naik 1,75%, menandakan adanya aksi jual investor di pasar sekunder yang menekan harga obligasi.

Outlook Pasar

Meski tekanan eksternal masih terasa, ketahanan rupiah dan arus masuk asing menjadi sinyal positif bagi stabilitas keuangan domestik. Pelaku pasar kini menanti rilis data ekonomi awal November, yang diharapkan dapat menjadi katalis baru bagi pergerakan pasar di pekan ini.

Source: /siaga-1-ri-tunggu-putusan-purbaya-kssk-di-tengah-hujan-kabar-genting
Tags: bursa sahamIHSGnilai tukar rupiahpasar sahamThe Fed
Previous Post

Enam BPR Tutup Sepanjang Tahun 2025, LPS Jamin Dana Nasabah Aman

Next Post

BRI Tunjukkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di FLOII Expo 2025

Next Post
BRI Tunjukkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di FLOII Expo 2025

BRI Tunjukkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di FLOII Expo 2025

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.