BeritaPerbankan – Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa, mendorong Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di bawah kepemimpinan Anggito Abimanyu untuk lebih kreatif dan adaptif dalam merespons perkembangan sektor perbankan nasional.
Menurut Purbaya, LPS perlu memperkuat kemampuan riset serta mengembangkan instrumen analisis yang lebih maju agar dapat memberikan penilaian cepat dan akurat terhadap kondisi perbankan.
“Tetap kreatif, laporkan kondisi sebenarnya, dan lakukan asesmen dengan benar. Instrumen yang digunakan untuk membaca situasi perbankan maupun perekonomian harus terus dikembangkan agar semakin canggih,” ujarnya kepada wartawan sebelum prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Ia menambahkan, LPS akan menghadapi tantangan besar ke depan, terutama terkait pelaksanaan program penyambungan polis penjaminan simpanan yang telah ditetapkan pemerintah. “Pak Anggito perlu terus memantau kondisi perbankan. Kadang penanganannya sedikit terlambat, tapi saya berharap ke depan bisa lebih cepat,” kata Purbaya.
Meski demikian, Purbaya menyatakan optimistis terhadap kemampuan Anggito dalam menjalankan tugas barunya. “Beliau sudah cukup berpengalaman. Seharusnya tidak akan terlalu sulit mengemban tanggung jawab di LPS,” ujarnya.
Acara sertijab tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Ketua Komisi XI DPR Mukhammad Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzy Amro, Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing, Deputi Senior Gubernur BI Destry Damayanti, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan dilakukan di Istana Negara pada Rabu siang (8/10/2025). Dengan jabatan baru ini, Anggito akan memimpin LPS untuk masa bakti lima tahun ke depan, sementara Purbaya kembali fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan.
Pada kesempatan yang sama, Farid Azhar Nasution juga dilantik sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS. Ia menyampaikan kesiapannya bekerja sama dengan Anggito dalam menyusun agenda kerja lembaga tersebut. “Saya dilantik sebagai Wakil Ketua, insyaAllah menemani Pak Anggito. Setelah ini kami akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan program kerja ke depan,” ujar Farid di kompleks Istana Kepresidenan.
Sementara itu, Doddy Zulverdi dipercaya menjabat sebagai Anggota Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, dan Ferdinan Dwikoraja Purba menempati posisi Anggota Bidang Program Penjaminan Polis. Selain itu terdapat dua anggota ex-officio, yakni Suminto yang mewakili Kementerian Keuangan, serta Aida S. Budiman dari Bank Indonesia.
Dengan formasi baru ini, LPS diharapkan mampu memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional dan menjalankan mandat penjaminan simpanan secara lebih efektif.











