TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Bank

Perubahan Arah Dana Nasabah: Tabungan dan Giro Unggul, Deposito Mulai Tertinggal

Dipicu Kecukupan Likuiditas, Tren Suku Bunga Turun, serta Pergeseran Investasi ke Instrumen Pasar

oleh Nara
29/10/2025
in Bank
Reading Time:2 mins read
130 4
0
Perubahan Arah Dana Nasabah: Tabungan dan Giro Unggul, Deposito Mulai Tertinggal
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan dana pihak ketiga (DPK) di sektor perbankan akan terus mengalami peningkatan hingga kuartal IV/2025, meskipun laju pertumbuhan deposito diperkirakan menurun.

Berdasarkan hasil Survei Perbankan BI, penghimpunan DPK secara kumulatif (year to date/YtD) sampai kuartal IV/2025 diperkirakan meningkat. Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) yang mencapai 93,97 persen, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 89,27 persen.

Dilihat dari jenis simpanan, BI memperkirakan pertumbuhan tabungan dan giro akan lebih kuat dibanding kuartal IV/2024, dengan masing-masing nilai SBT sebesar 97,65 persen dan 56,56 persen. Sementara itu, deposito masih diperkirakan tumbuh, namun dengan SBT yang lebih rendah, yakni 44,20 persen, dibanding 88,79 persen pada kuartal IV/2024.

Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), Lani Darmawan, menyampaikan bahwa menjelang akhir tahun, perbankan cenderung fokus pada peningkatan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA).

Ia menjelaskan bahwa kondisi likuiditas yang longgar membuat bank tidak perlu bersaing agresif dalam menawarkan bunga deposito. “Dengan likuiditas yang cukup di pasar, bank tidak terdorong untuk menaikkan bunga deposito, sehingga instrumen ini menjadi kurang menarik bagi nasabah,” jelas Lani.

Sementara itu, Frengky Rosadrian Perangin Angin, selaku Retail Funding Division Head PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), menilai bahwa perlambatan penurunan suku bunga menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat terhadap deposito. “Ketika suku bunga turun lebih lambat, masyarakat lebih memilih menyimpan dana di tabungan untuk keperluan transaksi,” ujarnya.

Dari sisi makro, Chief Economist PT Bank Permata Tbk. (BNLI), Josua Pardede, menilai bahwa pergeseran dana ke tabungan dan giro mencerminkan dua hal utama:

Pertama, meningkatnya kebutuhan likuiditas nasabah untuk mendukung transaksi akhir tahun serta adanya tanda-tanda pemulihan aktivitas bisnis. Hal ini terlihat dari indeks PMI-BI industri pengolahan yang masih berada di zona ekspansi dan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang menunjukkan perbaikan di sektor industri.

Kedua, tren penurunan suku bunga membuat imbal hasil deposito menjadi kurang kompetitif dibandingkan rekening transaksi, sehingga dana cenderung mengalir ke tabungan dan giro. Josua menambahkan, data per September 2025 menunjukkan pertumbuhan DPK banyak ditopang oleh kenaikan giro yang lebih cepat dibandingkan simpanan berjangka, di tengah penurunan bunga dana rupiah secara bulanan yang menandakan meredanya kompetisi antarbank.

“Kondisi ini menggambarkan mengapa tabungan dan giro akan tumbuh lebih pesat pada kuartal IV/2025 dibanding tahun sebelumnya,” terang Josua.

Ia menegaskan, melemahnya minat terhadap deposito bukan karena nasabah mencari bunga yang lebih tinggi di bank lain, tetapi akibat dua faktor utama: menurunnya kompetisi bunga antarbank karena likuiditas memadai dan turunnya biaya dana, serta adanya pergeseran investasi ke instrumen seperti surat berharga, reksa dana pasar uang, dan reksa dana pendapatan tetap, yang kinerjanya membaik seiring turunnya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN).

“Dengan demikian, perlambatan deposito lebih mencerminkan normalisasi harga dana perbankan serta diversifikasi portofolio nasabah ke instrumen non-deposito, bukan sekadar berkurangnya kompetisi antarbank,” tutup Josua.

Source: bi-perkirakan-simpanan-deposito-tumbuh-melambat-pada-kuartal-iv2025#goog_rewarded
Tags: dana nasabahdepositogirotabungan
Previous Post

Purbaya Ungkap Data LPS Jawab Kritik Hasan Nasbi

Next Post

Bobot Indonesia di Indeks MSCI Terancam Turun, Dana Asing Bisa Keluar US$2 Miliar

Next Post
Bobot Indonesia di Indeks MSCI Terancam Turun, Dana Asing Bisa Keluar US$2 Miliar

Bobot Indonesia di Indeks MSCI Terancam Turun, Dana Asing Bisa Keluar US$2 Miliar

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.