TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 week ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 week ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 2 weeks ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 2 weeks ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 weeks ago
berikutnya
sebelum
Search
13/01/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Asuransi

PPN Naik, Industri Asuransi Terancam Semakin Sulit Profit

Akan Meningkatkan Beban Pajak pada Neraca Keuangan Perusahaan

oleh Nara
04/12/2024
in Asuransi
Reading Time:1 min read
132 1
0
PPN Naik, Industri Asuransi Terancam Semakin Sulit Profit
152
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Industri asuransi umum mengungkapkan bahwa kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% berpotensi menimbulkan dampak domino terhadap perusahaan asuransi.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menjelaskan bahwa kenaikan ini akan secara signifikan meningkatkan beban pajak pada neraca keuangan perusahaan, yang pada akhirnya akan menekan profitabilitas industri. “Kebijakan ini akan mengurangi pendapatan kami. Banyak perusahaan asuransi umum yang terkena dampaknya, dan jelas ini akan berdampak negatif,” ujar Budi dalam konferensi pers AAUI di Jakarta pada Selasa, 3 Desember 2024.

Budi juga mengkhawatirkan bahwa industri akan menghadapi tantangan besar dalam pertumbuhan di tahun 2025 jika kebijakan ini tidak ditunda. “Tanpa adanya perpanjangan waktu atau relaksasi, saya yakin industri asuransi akan kesulitan untuk tumbuh di tahun 2025,” tambahnya.

Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, menambahkan bahwa kenaikan PPN ini juga dapat memengaruhi keputusan masyarakat untuk membeli asuransi. Hal ini diperparah oleh beberapa faktor lain yang menjadi hambatan bagi industri. “Kami berharap semua pihak dapat memahami bahwa dengan situasi seperti ini, target pencapaian akan sulit direalisasikan, apalagi jika ada tambahan kebijakan yang memperlambat pertumbuhan,” jelas Trinita.

Berdasarkan laporan AAUI, pada kuartal III tahun 2024, industri asuransi umum mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 14,5% year-on-year (yoy), dengan total premi mencapai Rp79,6 triliun. Namun, terdapat lima lini bisnis yang mengalami penurunan premi, yaitu asuransi rekayasa, asuransi liability, asuransi kecelakaan diri, suretyship, dan energy offshore.

Di sisi lain, sepuluh lini bisnis lainnya menunjukkan pertumbuhan positif. Beberapa sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah asuransi kesehatan (32%), aviasi (29,5%), dan marine hull (26,7%).

Source: ppn-12-bebani-rakyat-industri-asuransi-siap-siap-sengsara-di-2025
Tags: industri asuransikenaikanPPN 12%
Previous Post

Tingkatkan Literasi Ekonomi Bagi Praktisi Media, LPS Gelar Workshop Media Nasional di Bandung

Next Post

LPS Gelar Media Workshop di Bandung, Perkuat Literasi Ekonomi Praktisi Media

Next Post
LPS Gelar Media Workshop di Bandung, Perkuat Literasi Ekonomi Praktisi Media

LPS Gelar Media Workshop di Bandung, Perkuat Literasi Ekonomi Praktisi Media

  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
LPS Gandeng Industri Asuransi Siapkan Program Penjaminan Polis

LPS Siapkan Skema Premi Untuk Program Penjaminan Polis

07/11/2025
LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

LPS: Negara Perlu Ciptakan Pasar Keuangan yang Efisien

15/10/2021
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

09/09/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.