BeritaPerbankan – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Penunjukan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 86 Tahun 2025, yang dibacakan langsung di Istana Negara pada Senin (8/9).
“Mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan,” demikian bunyi Kepres yang dibacakan di hadapan jajaran pejabat negara.
Langkah Presiden ini menandai perubahan penting dalam jajaran kabinet di bidang ekonomi, sekaligus menjadi babak baru dalam perjalanan karier Purbaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa bukan nama asing di dunia ekonomi dan pemerintahan. Lulusan Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, ini memiliki rekam jejak panjang baik di sektor swasta maupun pemerintahan.
Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya dikenal sebagai sosok ekonom yang berpengalaman. Kariernya dimulai di sektor energi sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada 1989–1994. Ia kemudian terjun ke dunia riset dan pasar modal melalui Danareksa Research Institute sebagai Senior Economist (2000–2005), lalu menjabat Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008), hingga menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute (2005–2013).
Purbaya juga sempat menjadi Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015), yang memperkuat reputasinya sebagai ekonom berpengalaman di sektor keuangan.
Selain di sektor swasta, Purbaya memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan, terutama dalam bidang ekonomi dan kebijakan strategis. Ia pernah dipercaya sebagai:
-
Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden (2015).
-
Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam (2015–2016).
-
Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Kemaritiman (2016–2018).
-
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Marves (2018–2020).
Selain itu, Purbaya juga aktif sebagai Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014), Anggota Indonesia Economic Forum (2015–sekarang), dan Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sejak 2016.
Pergantian dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik, mengingat posisi Menteri Keuangan sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia. Ekonom dan pelaku pasar menilai, salah satu tugas utama Purbaya adalah menjaga kredibilitas fiskal, meningkatkan penerimaan pajak, serta memastikan keberlanjutan pembiayaan pembangunan. Selain itu, ia juga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan eksternal.











