BeritaPerbankan — Stabilitas sistem keuangan menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut menjadi sorotan dalam Financial Forum bertema “Penguatan Sistem Keuangan Indonesia” yang digelar CNBC Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/12/2025).
Acara ini menghadirkan Wakil Ketua DPR RI, Komisi XI DPR, Menteri Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS sebagai pembicara. Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menegaskan bahwa meski Indonesia menghadapi berbagai tantangan global dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian tetap tumbuh stabil di kisaran 5%.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan mencapai 8%, salah satunya melalui penguatan sektor keuangan dan peningkatan dukungan pada UMKM, hilirisasi industri, dan program inklusi keuangan nasional.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menjelaskan revisi UU P2SK bertujuan memperkuat kerangka pengawasan, memperjelas kewenangan antar-lembaga, serta memaksimalkan peran Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Revisi ini juga mempercepat implementasi penjaminan polis asuransi oleh LPS untuk memulihkan kepercayaan publik pada industri asuransi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan bahwa kebijakan fiskal saja tidak cukup untuk mendorong ekonomi. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter, termasuk penyediaan likuiditas dan kebijakan suku bunga yang mendukung percepatan kredit.
Bank Indonesia menyampaikan bahwa suku bunga acuan telah diturunkan sebanyak 125 bps sepanjang tahun ini untuk mendorong penyaluran kredit, terutama ke sektor prioritas seperti UMKM. Digitalisasi pembayaran melalui QRIS dan BI-FAST juga terus diperkuat untuk mendukung efisiensi sistem keuangan.
Sementara itu, OJK menyoroti pentingnya pendalaman pasar keuangan, percepatan transformasi digital, serta penguatan pengawasan sektor kripto dan asuransi. OJK juga mewajibkan setiap lembaga keuangan menyiapkan strategi khusus untuk pembiayaan UMKM.
Ketua LPS Anggito Abimanyu menyampaikan bahwa LPS kini memasuki fase baru sebagai lembaga penjamin polis asuransi, selain penjamin simpanan bank. Perubahan ini menjadikan LPS lebih proaktif dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui mekanisme intervensi dini.
Sinergi antaranggota KSSK dinilai semakin solid melalui berbagi data dan koordinasi kebijakan yang lebih cepat dan terintegrasi. Forum ini menegaskan bahwa transformasi sektor keuangan menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menjaga kepercayaan publik.











