TRENDING
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank 1 month ago
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham 1 month ago
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau 1 month ago
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026 1 month ago
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta 2 months ago
berikutnya
sebelum
Search
15/02/2026
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Search
Close
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Bank
  • Fintech
  • Saham
  • Syariah
  • Teknologi
  • Infographic
  • Video
Home Ekonomi

Revisi RAPBN 2026: Purbaya Dorong Kenaikan TKD untuk Redam Resah Daerah

Pemangkasan TKD Memicu Kenaikan PBB di Sejumlah Wilayah

oleh Nara
15/09/2025
in Ekonomi
Reading Time:2 mins read
131 2
0
Revisi RAPBN 2026: Purbaya Dorong Kenaikan TKD untuk Redam Resah Daerah
153
SHARE
1.9k
VIEWS
Share on WhatssappShare on Twitter

BeritaPerbankan – Pengamat ekonomi menyambut baik langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang berencana meninjau kembali Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, khususnya terkait alokasi transfer ke daerah (TKD). Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai keputusan untuk menaikkan anggaran TKD merupakan kebijakan yang tepat.

Sebagai catatan, RAPBN 2026 sebelumnya mencatat TKD sebesar Rp650 triliun, turun 24,8% dibandingkan alokasi 2025 yang mencapai Rp864 triliun. Bhima menilai kebijakan tersebut, yang disusun ketika posisi Menkeu masih dijabat Sri Mulyani Indrawati, justru tidak sejalan dengan kebutuhan pemulihan ekonomi daerah.

“Pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan fiskal dari pusat, terutama untuk mencegah kenaikan pajak daerah seperti PBB yang dapat menekan daya beli masyarakat. Idealnya, TKD bisa ditambah sekitar 10% dibandingkan anggaran 2025,” jelas Bhima, Minggu (14/9/2025).

Ia juga menyarankan agar pemerintah mengevaluasi pos anggaran pertahanan dan keamanan yang mengalami lonjakan signifikan. Bhima mencatat, sepanjang 2021–2026, belanja pertahanan meningkat 166,5% dan keamanan naik 52,4%. Sebaliknya, anggaran perlindungan sosial hanya bertambah 2,5% dalam periode yang sama. Menurutnya, porsi belanja seharusnya lebih difokuskan pada perlindungan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, Bhima optimistis bahwa peningkatan TKD masih memungkinkan tanpa melanggar batas defisit. “Selama ada penghematan di sejumlah pos belanja, target defisit di bawah 3% terhadap PDB pada 2026 tetap bisa dicapai,” ujarnya.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah tengah menunggu persetujuan Badan Anggaran (Banggar) DPR untuk mengakomodasi kenaikan TKD dalam RAPBN 2026. Ia memastikan perubahan ini akan berdampak pada postur APBN, termasuk defisit anggaran.

Dalam kesempatan terpisah, Purbaya mengungkapkan bahwa keputusan menambah TKD dilatarbelakangi keluhan para kepala daerah. Pemangkasan anggaran TKD dinilai mendorong sejumlah pemerintah daerah menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Karena pemotongan terlalu besar, akhirnya banyak daerah menaikkan PBB secara drastis. Kami menyadari dampaknya, sehingga saya dan Ketua Komisi XI DPR sepakat untuk memberi pelonggaran dalam alokasi TKD,” ujar Purbaya saat memberikan keynote speech di acara “Great Lecture Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan yang Inklusif Menuju 8%”, di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Ia menegaskan, tujuan penambahan TKD adalah untuk meredam keresahan daerah sekaligus memberi ruang bagi pemerintah daerah membangun ekonomi lokal secara berkelanjutan. Meski belum menyebutkan besaran kenaikannya, Purbaya memastikan bahwa tambahan anggaran tersebut akan direalisasikan.

Setelah rapat bersama Komisi XI DPR, ia menambahkan bahwa detail besaran TKD baru akan diumumkan setelah mendapat ketok palu dari Banggar DPR. “Kalau sudah disetujui Banggar, baru kami umumkan. Tentu ada sedikit perubahan postur RAPBN 2026,” jelasnya.

Source: /respons-pengamat-soal-rencana-purbaya-revisi-alokasi-tkd-warisan-sri-mulyani
Tags: Great Lecture Transformasi Ekonomi NasionalMenkeuPurbaya Yudhi SadewaRAPBN 2026
Previous Post

Indef Desak Seleksi ADK LPS Dipercepat

Next Post

Ditinggal Purbaya Jadi Menkeu, DPR Diminta Segera Tetapkan Pimpinan Baru LPS

Next Post
LPS Pastikan Dana Nasabah di Bank Aman, Dijamin hingga Rp2 Miliar

Ditinggal Purbaya Jadi Menkeu, DPR Diminta Segera Tetapkan Pimpinan Baru LPS

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Walah, Binance Besok Diblokir AS!

Walah, Binance Besok Diblokir AS!

12/06/2023
Tugas dan Fungsi Badan Supervisi OJK dan LPS

Cara Mengajukan Klaim Penjaminan Simpanan di LPS

09/06/2024
BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

BTN Resmikan Bank Syariah Nasional, Aset Rp100 Triliun

29/12/2025
Per Maret 2024, LPS Jamin 570 Juta Rekening Bank Umum

LPS Selesaikan Likuidasi 137 Bank Sejak 2005 Hingga 2024

23/11/2024
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Usai Izin Dicabut OJK

Daftar 26 Bank yang Dilikuidasi LPS Periode 2024-2025

12/11/2025
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

0
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

0
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

0
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

0
Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

Jumlah Investor Melejit, Transaksi Pasar Saham Menguat di 2025

0
Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

Awal 2026, Ini Daftar Terbaru Biaya Admin Tabungan Bank

03/01/2026
Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

Purbaya Tunggu Aksi Nyata BEI Berantas Goreng Saham

03/01/2026
Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

Awal Tahun 2026, IHSG Melaju Kencang ke Zona Hijau

03/01/2026
Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

Penetapan TBP LPS Jadi Sorotan Awal Tahun 2026

03/01/2026
LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

LPS Percepat Program Penjaminan Polis, Nilai Jaminan hingga Rp700 Juta

31/12/2025

About Us

Privacy Policy

Redaksi

Pedoman Media Siber

© 2021 Beritaperbankan.id All Rights Reserved.

Add BeritaPerbankan.id to your Homescreen!

Add
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.